Guangshen’gang XRL Hubungkan Hong Kong – Guangzhou dengan Kecepatan 350 Km Per Jam

Sumber: youtube

Kurang lebih satu bulan lagi, warga Cina akan kehadiran moda transportasi baru yang sudah semenjak lama dinantikan. Adalah jaringan kereta berkecepatan tinggi (Guangshen’gang XRL) yang akan menghubungkan Hong Kong dengan wilayah Cina daratan di Shenzhen dan Guangzhou.

Baca Juga: Mau Melancong ke Hong Kong? Ada 8 Tips Penting untuk Pemula

Rencananya kereta cepat ini akan mulai beroperasi pada 23 September mendatang. Usut punya usut, waktu tempuh antara dua kota tersebut akan menyusut menjadi 14 menit saja – kelak, ketika jaringan ini sudah mulai beroperasi.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman thatsmags.com (9/8/2018), adapun wktu tempuh kedua kota saat ini adalah 48 menit, lebih cepat 1 jam 12 menit dari layanan terdahulunya. Jaringan kereta ini sendiri memiliki beberapa perhentian, seperti Stasiun Futian, Stasiun Shenzhen North, Stasiun Guangmingcheng di Shenzhen, Stasiun Humen di Dongguan, Stasiun Qingsheng dan Stasiun Guangzhou South di Distrik Panyu, Guangzhou.

Hadirnya jaringan kereta cepat baru ini juga memungkinkan para penumpang untuk terkoneksi dengan jaringan kereta cepat Cina, dimana bagi mereka yang hendak bertolak menuju Wuhan, akan menghabiskan empat jam total waktu perjalanan dengan menggunakan kedua jaringan kereta cepat ini.

Mengingat jarak antar kedua kota yang tidaklah dekat (Shenzhen – Guangzhou terbentang sekitar 143 km), maka banyak pihak yang memperkirakan harga dari jaringan kereta cepat baru ini cukup mahal. Berdasarkan laporan yang dirilis oleh pihak operator pada bulan Januari silam, tarif termahal dari kereta ini (Hong Kong South – Guangzhou) adalah HKD260 atau yang setara dengan Rp480.000. Sedangkan tarif dari Futian menuju Shenzhen North dijual dengan harga HKD80 atau berkisar Rp147.500. Sementara untuk perjalanan dari Humen – Hong Kong akan dikenakan tarif HKD210 atau berkisar Rp387.000.

Baca Juga: Tembus Pegunungan Qinling, Cina Luncurkan Kereta Cepat Lintasi Wilayah Utara dan Selatan

Sebenarnya, pengadaan jaringan kereta cepat ini sudah dicanangkan oleh Pemerintah Hong Kong sejak akhir tahun 1990. Lalu berkembang ke tahun 1994, dimana Regional Express Railway (RER) melakukan sebuah studi untuk mempertimbangkan sejumlah poin, diantaranya adalah unsur kelayakan dan perkiraan pertumbuhan jumlah penduduk dalam dua dekade ke depan.

Namun karena satu dua hal, akhirnya sejumlah pihak terkait terpaksa menunda pembangunan karingan kereta cepat ini hingga pada tahun 2004 silam, pembangunan pun mulai digalakkan di jalur Wuhan – Guangzhou. Adapun kecepatan yang mampu ditempuh oleh kereta ini adalah 350 km per jam.