Gegara Ada Kawanan Sapi di Landasan, Manager Bandara di Nigeria Diganjar Skorsing

Sumber: Quick Box Office

Sebagai salah satu titik paling vital di bandara, keberadaan landas pacu haruslah steril dari benda apapun yang dapat mengancam kelancaran operasinya. Dapat dibayangkan apa yang terjadi jika lalu lintas udara yang sibuk, terganggu oleh objek yang menghalangi di landas pacu?

Baca Juga: The Robird Drone, Robot Penangkal Bird Strike di Bandara Edmonton

Sudah barang tentu itu akan menghambat kelancaran operasi penerbangan di bandara terkait. Hal inilah yang terjadi di Akure Airport, Nigeria, Sabtu kemarin dimana aktifitas penerbangan di sini sempat terganggu akibat kerumunan sapi yang memenuhi landas pacu. Lho, kok bisa?

Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman vanguardngr.com (23/2/2018), insiden masuknya kawanan sapi ini ke landas pacu pada Sabtu (17/2/2018) kemarin sampai-sampai membuat Federal Airports Authority of Nigeria (FAAN) memberikan sanksi skorsing kepada manajer bandara dan kepala keamanan bandara karena telah membuat aktifitas penerbangan dari beberapa maskapai terganggu.

Salah satu maskapai yang aktifitasnya terganggu akibat kerumunan sapi ini adalah Air Peace, maskapai pribadi dan charter yang bermarkas di Lagos State, Nigeria. Maskapai yang mulai beroperasi  sejak  tahun 2013 ini terpaksa menunggu ground crew mengusir gerombolan sapi dari landas pacu Akure Airport. Alhasil, Air Peace mengalami keterlambatan mendarat selama beberapa menit.

Juru bicara FAAN, Henrietta Yakubu segera meminta maaf atas ketidaknyamanan perjalanan yang baru  saja dialami oleh Air Peace.

Padahal, sudah menjadi rutinitas petugas bandara untuk mencegah para gembala bersama sapi-sapinya berada di sekitaran landas pacu. Entah apa yang membuat sapi-sapi ini merangsek masuk ke area steril tersebut. Guna memberikan efek jera, FAAN lalu memberlakukan skorsing kepada kedua pejabat dari Akure Airport atas kejadian tersebut.

Baca Juga: Apa Arti Nomor di Ujung Landas Pacu, Cari Tahu di Sini!

Menurut laman sumber, diketahui sapi-sapi tersebut baru saja menyelesaikan jam makannya di daerah terlarang (landas pacu) dan waktunya mereka untuk bersantai di sekitar sana. Sialnya waktu bersantai si sapi malah berujung pada pemberian sanksi skorsing pada manajer bandara dan kepala keamanan Akure Airport. Tidak hanya itu, landas pacu pun dipenuhi dengan kotoran sapi pasca kejadian tersebut.

Mungkin karena absennya pagar pembatas antara bandara dan lingkungan di luar menjadi salah satu penyebab vokal sapi-sapi ini masuk ke daerah terlarang tersebut. Duh, ada-ada saja ya!