Dua Hari Meninggal di Toilet Baru Ditemukan Karena Salah Nomor Kereta

ilustrasi penumpang tewas di toilet kereta api

Tragis, seorang penumpang pria ditemukan tak bernyawa dalam toilet kereta api setelah meninggal lebih dari dua hari. Insiden tragis ini terjadi saat penumpang pria tersebut menelepon istrinya dan mengatakan tidak nyaman.

Baca juga: Diterjang Badai Salju, Halte Bus di Cina Ambruk Tewaskan Calon Penumpang

KabarPenumpang.com melansir dari laman newindianexpress.com (29/5/2018), bahwa penumpang pria tak bernyawa tersebut bernama Sanjay Agarwal. Dia diketahui melakukan perjalanan dari Kanpur ke Tundla di kereta Express  dari Patna ke Kota pada 24 Mei 2018 kemarin.

Awalnya tak lama setelah naik kereta, Sanjay sempat bertelepon dengan istrinya. Dia mengatakan, merasa tidak enak dengan tubuhnya dan setelah telepon tersebut, Sanjay tak lagi bisa dihubungi oleh istrinya.

Karena tak lagi bisa menghubungi suaminya, istri Sanjay kemudian menghubungi petugas kereta api dan mulai mencarinya kemana-mana. Diketahui, saat itu, kereta yang membawa Sanjay telah sampai di Kota dan akan memuai perjalanannya kembali ke Patna setelah 40 menit berhenti untuk menunggu penumpang naik.

“Jenazah Sanjay akhirnya ditemukan pada 27 Mei dari kereta nomor S1 di Patna,” ujar seorang pejabat kereta api.

Penemuan lama tersebut diakibatkan istri Sanjay memberikan nomor kereta yang salah. Pejabat kereta mengatakan, istri Sanjay memberikan nomor kereta 13237, namun ternyata Sanjay menaiki kereta bernomor 13239.

“Dia mengatakan, suaminya berada di kereta ber-AC ketika bepergian dengan kereta tidur,” ujar pejabat kereta api.

Tahun 2017 lalu, insiden serupa terjadi pada seorang penumpang kereta api Majapahit jurusan Jakarta-Blitar yang tewas di toilet kereta. Korban bernama Sholeh tersebut diduga meninggal saat memasuki wilayah Ngantru menuju stasiun kota Tulungagung.

Korban meninggal setelah bolak balik toilet karena sakit dan terakhir Sholeh tidak keluar dari toilet. Petugas kemudian saat sampai di Stasiun Ngantru korban dalam keadaan meninggal dan di Stasiun Tulungagung toilet kereta di congkel dan korban dikeluarkan kemudian di bawa ke RS dr. Iskak Tulungagung.

Baca juga: Penumpang Wanita Ditemukan Tewas, Dibawa Keluar Pesawat dengan Diseret

Diketahui, korban meninggal saat dalam perjalanan menuju kampung halaman untuk mengadiri hajatan. Korban pergi sendirian untuk menyusul istrinya yang sudah pulang ke Blitar terlebih dahulu.

Meski mengaku sehat pada istrinya, sebenarnya korban dalam keadaan sakit dan tidak bisa buang air besar. Istri korban sempat menyuruh menunda perjalanan jika masih sakit. Namun, karena terlanjut beli tiket, Sholeh nekat melakukan perjalanan tersebut.