Dikenal sebagai produsen perlengkapan olahraga kondang asal Negeri Bavaria, Adidas baru saja membuat ratusan pecinta sepatu berlogo tiga garis tersebut rela berkemah di depan salah satu toko resminya di Berlin pada Selasa (16/1/2018) kemarin.
Baca Juga: E-Ticket, Antara Mempermudah Atau Memperkeruh
Bukan dalam rangka diskon besar-besaran atau bagi-bagi sepatu gratis, melainkan ratusan pecinta sneakers ini rela mengantre demi mendapatkan tiket perjalanan gratis dengan menggunakan kendaraan umum selama setahun penuh! Lho, kok bisa?
Seperti yang dihimpun KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Adidas baru saja merilis sneakers teranyarnya yang diberi nama EQT 93/Berlin. Lalu, apa kelebihan dari sepatu yang dibanderol dengan harga 180 Euro atau yang setara dengan Rp2,9 juta ini?

Ternyata, Adidas telah terlebih dahulu bekerja sama dengan otoritas transportasi Berlin, Berliner Verkehrsbetriebe Gesellschaft (BVG) yang menyematkan kode tiket terusan untuk sarana transportasi umum di kota Berlin pada bagian lidah sepatunya.
Dengan menggunakan Adidas EQT 93/Berlin, para penggunanya mendapatkan akses menggunakan hampir semua sarana transportasi di salah satu kota terbesar di Jerman (Zona A dan B) tersebut secara gratis hingga 31 Desember 2018. Wow!
Jika dihitung-hitung, total ongkos transportasi umum yang mesti dikeluarkan dalam setahun mencapai 761 Euro atau yang setara dengan Rp12,4 juta. Wajar saja jika Berliners rela menginap bahkan tiga hari sebelum sepatu dengan warna dasar putih ini dirilis. Salah satu alasan yang mendasari para Berliners ini rela menginap di depan store adalah karena keterbatasan jumlah sepatu yang dijual, yaitu hanya 500 pasang saja. Mereka pun hanya diperbolehkan untuk mengantongi satu pasang sepatu saja per orang.
Baca Juga: Mengenal Chip Memori di Dalam Tiket Elektronik
Dikutip dari laman The Local, hingga Selasa (16/1/2018) tercatat sebanyak 550 orang sudah mengular dengan rapinya hanya untuk membawa pulang sepasang sepatu spesial ini. Selain kode tiket terusan yang berada di bagian lidahnya, sepatu yang merupakan pengembangan dari seri EQT Support 93/17 ini memiliki motif heelcup yang menyerupai jok angkutan massal di Berlin, yaitu kombinasi warna merah, abu-abu, biru, dan hitam.
Kalau hal serupa terjadi di Jakarta, relakah Anda mengantre seperti yang dilakukan oleh warga Berlin?