30 Tahun Airbag Hadir Untuk Keselamatan Dunia Otomotif

Ilustrasi airbag keluar dari mobil saat kecelakaan terjadi (carfromjapan.com)

Teknologi airbag atau kantong udara sebagai bantalan pengaman di dalam mobil ternyata sudah berusia 30 tahunan di dunia otomotif. Selama itu pun tidak banyak yang berubah dari desain dasar airbag. Airbag sendiri biasanya digunakan untuk mengamankan penumpang dan pengemudi yang duduk bagian depan jika terjadi kecelakaan sehingga tidak membentur dashboard ataupun setir mobil.

Baca juga: Guardian Optical Techonologies, Solusi Selamatkan Anak Yang “Tertinggal” di Dalam Kendaraan

Namun, terkadang juga ada airbag yang berada di sisi mobil ataupun bagian lutut tempat duduk penumpang. KabarPenumpang.com melansir dari laman thedrive.com (21/2/2018), bahwa secara khusus airbag penumpang bisa mengacu sebagai sistem penahan tambahan, yang artinya menjaga sabuk pengaman dan menambahkan airbag serta ada beberapa sistem tambahan yang dikembangkan sebagai pengganti kantung udara yang tidak dapat ditemukan.

Menurut Mercedes Benz bukan hanya airbag yang merayakan kesuksesannya dalam 30 tahun, melainkan airbag yang berada di jendela sudah berusia 20 tahun. Mercedes mengatakan, pertama kali pihaknya meluncurkan airbag tahun 1981 untuk pengemudi, yang kemudian menyusul airbag untuk penumpang pada musim semi 1988 lalu dalam rangkaiaan model S-Class 126 nya.

Hingga akhirnya pihak Mercedes mengakui dan mengerti akan teknologi dalam pengembangan airbag-nya. Sebenanrnya pegembangan airbag milik Mercedes ini sudah dimulai tahun 1966, tetapi mereka baru mendaftarkan hak patennya pada 1971.

Bentuk dan desain airbag sendiri selama 30 tahun ini belum banyak perubahan. Airbag dilengkapi dengan sensor unit pemicu yang bisa mencatat untuk mengaktifkan mekanisme pengembangannya.

Adanya sistem ini membuat wajah pengemudi dan penumpang yang duduk di depan tidak terkena kain dan bender fender kecil. Untuk menggembungkan airbag sendiri sebenarnya sudah diisi dengan nitrogen yang ada di kain poliamida dengan tambahan bahan karet di dalamnya.

Baca juga: Pentingnya Sarung Tangan Saat Berkendara

Jika terjadi benturan kencang atau kecelakaan, biasanya airbag akan keluar dari dalam kompartemen untuk menyelamatkan penumpang dari benturan. Biasanya saat terjadi kecelakaan pada mobil, maka airbag akan mengembang dan bagian dalam mobil seperti kapal pecah karena airbag yang mengembang dari segala sisi.