Toyota Meluncur di Air dengan Kapal Balap Bertenaga Hidrogen

Kapal balap Toyota bertenaga hidrogen (TechRadar)

Setelah enam tahun melakukan pelayaran, Toyota salah satu merek mobil terkenal mengirimkan kapal bertenaga hidrogennya. Kapal balap ini diadaptasi khusus dengan Energy Observer yang menggunakan tenaga surya, angin dan gelombang yang dihasilkan.

Baca juga: HYBRIDShip Bangun Kapal Ferry Tanpa Emisi

Hidrogen bebas karbon tersebut dihasilkan dari air laut. Teknologi dasarnya sendiri sudah digunakan didarat, dimana bisa membantu mangatasi masalah pasokan listrik entermittent dari energi terbarukan. Tetapi konsep ini sendiri baru pertama kalinya digunakan di laut untuk menghasilkan hidrogen selama persinggahan dan navigasi.

KabarPenumpang.com merangkum dari laman techradar.com (5/7/2018), kapal ini menghasilkan hidrogen dengan demineralisasi air laut yang mana menghilangkan garam dan ion. Kemudian memisahkan oksigen dan hidrogen melalui elektrolisis.

Hidrogen ini dikompresi pada 350-700 bar yang kemudian disimpan dalam tangki yang siap digunakan jika diperlukan. Energy Observer dibangun di Kanada pada tahun 1983 oleh arsitek angkatan laut Nigel Irens dan pelayaran terbaru ini tidak akan menjadi rekor dunia pertamanya.

Pada tahun 1984, itu menjadi perahu layar balap pertama yang menembus batas 500 mil dalam 24 jam. Kapal telah diperpanjang empat kali sejak mengkuti balapan dan sekarang panjangnya 30,5 meter dan lebar 12,8 meter. Pada 28 metrik ton, itu memiliki keuntungan berat yang cukup besar dibandingkan dengan perahu yang didukung oleh baterai penyimpanan saja.

Diketahui, sebuah tim yang beranggotakan lebih dari 30 orang, termasuk arsitek, perancang dan insinyur bekerja untuk mempersiapkan kapal selama enam tahun pelayarannya, di mana ia akan menavigasi 50 negara dan berhenti di 101 pelabuhan. Tur Eropa utara dijadwalkan untuk tahun depan, termasuk Inggris.

Para kru bertujuan untuk mencapai Tokyo pada tahun 2020 saat Olimpiade. Kapal ini dikapteni oleh pembalap profesional Victorien Erussard, didampingi oleh pemimpin eksplorasi Jérôme Delafosse, penyelam laut dalam dan pembuat film.

Selama perjalanan mereka, tim akan memproduksi konten dokumenter tentang sumber energi yang dapat diandalkan. Ini akan disiarkan melalui serangkaian delapan episode di jaringan TV Prancis Planète dan sebagai serial web yang dibagikan di media sosial.

“Pengamat Energi adalah konversi yang memiliki makna ganda yakni mendaur ulang catamaran yang andal dan ringan yang merupakan pemegang rekor dunia dan berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan, bukan dalam komposit,” kata Erussard.

Baca juga: Saingi Jerman, SINTEF Fokuskan Penggunaan Bahan Bakar Hidrogen di Norwegia

Toyota sendiri diketahui sudah menggunakan hidrogen untuk membantu menggerakkan kendaraan di darat, termasuk mobil seperti Toyota Mirai, bus, truk dan forklift. Toyota Prancis menyediakan kru Energy Observer dengan delapan kendaraan untuk digunakan selama persinggahan ketika kapal berangkat tahun lalu dan sekarang Toyota Motor Eropa telah memberikan dukungan penuh di belakang pelayaran.

“Energy Observer adalah inisiatif yang menarik dan kami di Toyota Motor Eropa senang dikaitkan dengan tim yang begitu bersemangat dan berdedikasi. Proyek ini sekali lagi menunjukkan banyak kegunaan praktis hidrogen yang dapat dikembangkan saat kita bertransisi menuju masyarakat hidrogen,” kata Matt Harrison, wakil presiden penjualan dan pemasaran.