Tingkat Kecelakaan Trem Meningkat, Praha Gelar Kampanye Keselamatan di Jalan

Ilustrasi Trem Praha. Sumber: Pixabay

Perkara kecelakaan lalu lintas yang marak terjadi, kesalahan tidak bisa sepenuhnya dilimpahkan kepada yang menabrak saja. Karena tidak menutup kemungkinan yang ditabraknya lah yang lebih teledor sehingga terjadi sebuah kecelakaan. Seperti yang terjadi di Praha, Republik Ceko, dimana jumlah kecelakaan pejalan kaki tertabrak trem mengalami peningkatan. Kalau masinis trem telah berhati-hati, mungkin si pejalan kakinya lah yang kurang waspada terhadap sekitar.

Baca Juga: Kampanye “Wonderful Indonesia” Meriahkan Transportasi di Paris

Maka dari itu, Department of the Prague Public Transit Company (DPP) meluncurkan kampanye yang ditujukan kepada para pengguna jalan untuk lebih waspada terhadap sekitar, tidak terkecuali trem. Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman prague.tv, meningkatnya jumlah kecelakaan pada bulan Mei 2018 kemarin merupakan salah satu tanda para pejalan kaki kurang waspada terhadap hadirnya trem.

Lima kasus kecelakaan pada bulan Mei tersebut diduga karena para pengguna jalan lebih sering berjalan sambil memainkan gadget. Tidak hanya itu, penggunaan headset dan memutar musik dalam volume yang keras pun kerap kali dijadikan salah satu alasan dibalik tabrakan yang terjadi antara pejalan kaki dan trem.

“Trem tidak bisa langsung berhenti ketika melakukan pengereman, layaknya seperti kereta,” ungkap Kepala DPP, Martin Doubek. Dengan adanya kampanye seperti ini, maka diharapkan para pejalan kaki bisa lebih sadar akan bahaya. “Orang tidak menyadari risiko dan bahaya. Kami tidak bermaksud untuk menakut-nakuti para pejalan kaki, tapi sebaliknya, kita ingin mereka lebih menghormati pengguna jalan lain, salah satunya adalah trem,” tandas Martin.

Sebuah aturan tidak tertulis dasar seperti lihat kanan kiri sebelum menyeberang dewasa ini sudah jarang dipraktekkan oleh banyak orang. Pandangan mereka hanya terfokus pada gadget yang melekat di tangan mereka. Seperti yang kita ketahui bersama, kebiasaan untuk melihat kanan kiri sebelum menyeberang merupakan hal sederhana yang dapat berimbas besar.

Baca Juga: Jadi Ajang Kampanye Produk, Pegangan Tangan di Angkutan Umum Dibuat Unik

“Ketika saya melihat lintasan, saya melihat ke kanan dan ke kiri. Saya khawatir banyak orang tidak mengikuti kebiasaan ini lagi hari ini,” tutur Martin. “Bahkan ketika saya berjalan sambil memandang ponsel, saya otomatis merasa kurang aman dan fokus terhadap sekitar jadi sangat berkurang,” imbuhnya.

“Adapun inti dari kampanye ini adalah kami ingin warga Praha lebih sadar akan pentingnya fokus terhadap jalanan.” Tutup Martin. Jalur trem yang umumnya menyatu dengan badan jalan, ditambah pembatas yang minim, memang kerap mengundang bahaya tabrakan, baik antara trem dengan pejalan kaki, maupun trem dengan kendaraan lain.