Teror Bom di Kantung Mabuk udara, Penumpang Virgin Airways Terpaksa Melopat dari Kabin

Sumber: yahoo

Seluruh penumpang yang berada di pesawat Virgin Airways degan nomor penerbangan VA1174 terpaksa dievakuasi setelah petugas keamanan maskapai tersebut menemukan sepucuk surat di toiletnya. Salah seorang penumpang yang berada di maskapai dengan rute perjalanan Sydney – Albury itu pun turut diamankan oleh pihak berwajib karena dituduh bertanggung jawab atas penemuan surat yang berisikan ancaman bom tersebut.

Baca Juga: Tangkal Terorisme, Larangan Bawa Laptop ke Dalam Kabin Dipandang Tak Efektif

Akibat dari penemuan sepucuk surat tersebut, awak kabin memerintahkan kepada seluruh penumpang untuk segera melompat keluar tidak lama setelah pesawat mendarat. Padahal, pesawat tersebut belumlah berhenti secara sempurna. Pintu pesawat dibuka secara paksa dari luar oleh pihak berwenang dan penumpang diperintahkan untuk meninggalkan barang bawaan mereka dan melompat dari ketinggian sekitar 1,2 meter. Pesawat Turboprop ATR-72 dengan 68 bangku tersebut mendarat di Bandara Albury, New South Wales pada Selasa (6/6/2017) pukul 09.35 waktu setempat.

Seperti yang KabarPenumpang.com wartakan dari stuff.co.nz, petugas kepolisian New South Wales yang tengah menyelidiki kasus ancaman ini mengatakan surat tersebut ditulis di atas sebuah kantung mabuk udara. “Itu hanyalah bualan yang dilakukan oleh seseorang,” tutur juru bicara kepolisian New South Wales. “Bukanlah sebuah ancaman bom sama sekali, bukan juga sebuah teror. Kami khawatir akan terjadi apa-apa sehingga kami melakukan penyisiran untuk memastikan semuanya berada dalam kondisi aman,” tambahnya.

Sumber: BorderMail

Alhasil, seorang penumpang pria yang dicurigai menulis surat tersebut digiring ke kantor polisi Albury untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Beberapa penumpang yang duduk disekitarnya pun turut dimintai keterangan. Salah satu saksi yang berada di samping tersangka mengatakan ia cukup tenang selama perjalanan. “Ia hanya membaca novel, dan sekali ke toilet,” tutur salah seorang saksi. Tidak lupa petugas kepolisian juga mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh pihak maskapai yang telah cepat tanggap dalam melaporkan kejadian itu.

Baca Juga: Lima Penyebab Umum Terjadinya Kecelakaan Pesawat

Inspektur Hancock Evan Quarmby mengatakan semua yang berada di dalam penerbangan dalam kondisi selamat, dan terkendali. Lebih lanjut, Quarmby juga turut mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh penumpang. Walaupun ketika para penumpang turun di Bandara Albury, mereka sedikit ketakutan dengan banyaknya polisi serta pihak berwenang lain. Akibat adanya penyisiran pesawat ini, area Bandara Albury terpaksa ditutup sebagian guna mencegah hal tidak diinginkan terjadi.

Dalam keterangan yang didapatkan oleh pihak kepolisian dari para saksi, terdapat beberapa keterangan yang tidak sesuai dengan kejadian yang terjadi. Keterangan lain yang didapatkan dari para saksi juga membenarkan mengenai teriakan yang menyuruh mereka untuk segera meninggalkan pesawat dan meninggalkan barang bawaan mereka.

Baca Juga: Sydney Central, Eksotisme Stasiun Tua Diantara Deru Penumpang Metropolitan

Sementara itu, pihak dari Virgin Airways masih memilih untuk bungkam ketika ditanya mengenai kebenaran berita yang mengatakan para penumpang untuk meninggalkan semua barang bawaannya di kabin.