Terombang-Ambing Selama Tujuh Jam, Penumpang Kapal Ferry ini Tidak Bisa Gunakan Toilet!

Alaska Marine Highway. Sumber: juneauempire.com

Hadirnya toilet di moda transportasi memang salah satu fasilitas yang didambakan oleh sebagian penumpang. Namun apa jadinya jika toilet tersebut tidak dapat digunakan ketika moda transportasinya mengalami masalah dan penumpang dipaksa menunggu hingga berjam-jam lamanya? Situasi seperti inilah yang menimpa Kapal Ferry Alaska Marine Highway M/V LeConte pada Kamis (5/67/2018) minggu lalu.

Baca Juga: Kenali 10 Rute Kapal Ferry Terindah di Dunia

Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman juneauempire.com (6/7/2018), kapal ferry yang tengah mengangkut 52 penumpang ini terpaksa terombang-ambing di Angoon, Alaska karena sepasang generator yang ada di kapal tersebut mogok. Generator tersebut menggerakkan sistem pembuangan yang ada di dalam kapal dan jembatan yang digunakan penumpang dan kendaraan untuk masuk ke dalam. Ketika generatornya mati, maka secara otomatis semua fungsi tersebut pun akan mati.

“Semua fungsi yang berada di dalam kapal pun kehilangan daya,” tutur juru bicara dari Alaska Marine Highway, Aurah Landau. Aurah pun mengatakan bahwa situasi di kapal saat itu sangat sulit. “Ketika generator mati, maka sistem sanitasi pun akan mati. Sebuah kondisi yang sangat sulit bagi penumpang kala itu,” tandas Aurah sembari menggambarkan kondisi penumpang yang terombang-ambing selama tujuh jam lamanya.

Sepengetahuan Aurah, “Ini merupakan kali pertama Kapal Ferry Alaska Marine Highway kehilangan daya sepenuhnya,”

Beruntung, generator darurat tetap hidup dan beberapa instrumen yang berada di dalam kapal bisa tetap hidup, seperti lampu darurat, pompa pemadam kebakaran, dan sejumlah instrumen lain. Teknisi yang didatangkan langsung dari Juneau (sebuah kota kecil di Alaska) seketika itu juga langsung berusaha untuk mencari sumber masalah. Teknisi datang beberapa jam setelah generator mogok.

Setelah sang teknisi berhasil menemukan penyebab generator mogok, kapalpun dapat kembali dijalankan dan melanjutkan pelayarannya menuju Juneau. Namun beberapa waktu berselang, kapal kembali mengalami masalah dan semua awak yang berada di dalam kapal yakin bahwa ini merupakan permasalahan yang berbeda. Akhirnya sang nakhoda memutuskan untuk berlabuh sementara di Auke Bay untuk memeriksa kelaikan moda tersebut.

Baca Juga: HYBRIDShip Bangun Kapal Ferry Tanpa Emisi

Setelah diperiksa dan diperbaiki secara menyeluruh, kapal dapat kembali melanjutkan perjalanannya menuju Hainnes dan Skagway. Hingga saat ini, pihak agensi masih melakukan penyelidikan guna mendapatkan jawaban atas gangguan yang merugikan penumpang tersebut.

Entah apa yang meyebabkan Kapal Ferry Alaska Marine Highway bisa sampai mengalami masalah hingga dua kali dalam sekali perjalanan, namun ini mengindikasikan kurangnya pengawasan terhadap persiapan pra pelayaran.