Singapore AirShow 2018: Resmi Tampilkan Konfigurasi, Boeing 737 Max 10 Siap Mengangkasa di 2020

Sumber: australianaviation.com.au

Belum sempat turun euforia para netizen karena peluncuran prototipe Boeing 737 MAX 7 pada awal Februari kemarin, kini perusahaan multinasional yang bermarkas di Illinois, Chicago, Amerika Serikat ini kembali telah memproklamirkan kembali seri terbarunya di perhetalan Singapore AirShow 2018, yakni Boeing 737 Max 10.

Baca Juga: Boeing 737 MAX 7, Pecahkan Rekor Internal Penjualan Pesawat Tercepat Sepanjang Sejarah!

Walaupun rancangan desain Boeing 737 Max 10 telah dirilis pada bulan Juni 2017 silam dalam pagelaran Paris AirShow, namun baru di Singapore AirShow 2018 konfigurasi pesawat ini diumumkan resmi ke publik. Boeing 737 MAX 10 dipercaya mampu mengangkut jumlah penumpang yang sama dengan  kompetitornya, Airbus A320neo. “Dengan pesawat ini, kami bisa mengangkut penumpang dengan jumlah yang sama dengan A320neo dan terbang sedikit lebih jauh,” ungkap VP-Marketing Boeing Commercial, Randy Tinseth.

Pesawat yang memiliki panjang 66 inchi melebihi MAX 9 ini rencananya akan memulai layanannya pada tahun 2020 mendatang. Kendati masih dua tahun lagi memasuki masa layanan, namun Boeing 737 MAX 10 sudah mulai kebanjiran pesanan. Pesawat yang mampu mengangkut penumpang hingga 230 penumpang ini memang menjadi yang terpanjang di kelas MAX yaitu 43,8m, namun jarak tempuhnya tidak melebihi adik-adiknya di kelas MAX. “Kami memang tidak memiliki bangku sebanyak Airbus A321,” ungkap Randy.

Seperti model Boeing 737 MAX lainnya, MAX 10 menggabungkan teknologi terkini CFM International LEAP-1B engine, sayap teknologi Advanced, Boeing Sky Interior, display dek penerbangan besar, dan perbaikan lainnya untuk memberikan efisiensi, keandalan dan kenyamanan penumpang dalam pasar single-aisle ini.

Baca Juga: Lion Air Pesan 50 Unit Boeing 737 MAX 10 Senilai US$6,24 Miliar

Nah, salah satu maskapai Indonesia juga ternyata sudah ada yang memesan Boeing 737 MAX 10 lho! Adalah Lion Air yang melakukan pemesanan sebanyak 50 unit dengan nilai transaksi mencapai US$6,24 miliar atau yang setara dengan Rp 85,1 triliun.

“Lion Air Group menjadi maskapai pengguna pertama di dunia yang mengoperasikan 737 MAX 8 dan merupakan pemesan pertama dari Boeing 737 MAX 9. Dengan komitmen untuk pemesanan 50 unit 737 MAX 10, kami kembali menjadi yang terdepan dalam hal ini, serta membantu meluncurkan versi terbaru dari generasi Boeing 737”, Ujar Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait.

“Boeing merasa terhormat bahwa pesawat 737 terus memainkan peran integral dalam armada dan strategi pertumbuhan Lion Air Group,” tandas Presiden Boeing Commercial Airplanes & CEO Kevin McAllister.