Simba, Sleeper Bus Ultra Mewah Yang Siap Meluncur di 2018

Sumber: thelondoneconomic.com

Tidur selama perjalanan memang menjadi opsi untuk sebagian orang setelah seharian beraktifitas. Walaupun tidak terlalu nyenyak, tapi tidur di transportasi umum merupakan cara yang ditempuh sebagian kalangan untuk mengembalikan stamina mereka yang sudah habis. Berangkat dari situ, tercetuslah ide untuk mengadakan (kembali) sebuah sleeper bus, namun dalam kelas yang sangat mewah. Semewah apa kira-kira sleeper bus bernama Simba ini?

Baca Juga: Cabin Tawarkan Layanan Sleeper Bus Full Service

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman thelondoneconomic.com (13/12/2017), CEO dari Simba, James Cox mengatakan bahwa sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang yang tertidur selama perjalanan cukup tinggi. “Penelitian terbaru menyebutkan bahwa kita tertidur rata-rata sebanyak 27 kali dalam setahun,” tutur James. Seolah didukung dengan penelitian tersebut, James semakin yakin bahwa idenya untuk menghadirkan sebuah sleeper bus berkelas ultra mewah ini akan dapat berterima di masyarakat.

Sumber: thelondoneconomic.com

Bus yang berisikan 14 pod futuristik ini telah dikembangkan selama empat bulan, dengan mengandalkan desain yang dirancang oleh arsitek kenamaan asal Surrey, Anderson-Wood. “Bagi Anda yang tertidur pulas, tidak perlu khawatir pemberhentian Anda terlewat, karena petugas kami akan selalu menanyakan destinasi Anda,” timpal James. “Layanan snoozeliner merupakan bentuk dedikasi kami terhadap waktu istirahat penumpang yang tersita akibat pergeseran jam kerja atau pesta di tengah malam,” paparnya. Selain itu, James juga khawatir akan masalah sosial yang kerap menderu di malam hari. “Masyarakat biasanya ketakutan dengan berbagai tindak kejahatan, seperti orang-orang mabuk dan orang-orang yang antisosial,” pungkasnya.

Lalu, bagaimana interior di dalam bus ini sehingga sang CEO bisa mendefinisikannya sebagai bus ultra mewah? “Tentu kami mendesain semuanya sedemikian rupa sehingga para penumpang bisa merasakan kenyamanan yang sama dengan tempat tidur mereka di rumah,” terang James. Layaknya sebuah bilik tidur, Bus Simba akan dilengkapi dengan pengharum ruangan yang dapat merilekskan pikiran Anda, yang juga dipadukan dengan pemasangan lampu tidur yang tidak terlalu terang.

Baca Juga: Entaskan Masalah Sosial, Sleepbus Layani Tunawisma Tidur di Bus

Anda juga tidak perlu khawatir barang bawaan Anda akan diambil oleh orang lain, karena James tengah mempertimbangkan untuk memasang sebuah lemari khusus penyimpanan barang berharga. Tidak hanya itu, James juga tengah meninjau untuk pemasangan USB Port dan WiFi, sehingga para penumpang yang lebih memilih untuk sekedar rebahan saja dapat menikmati fasilitas ini.

Jika Anda haus, layanan air mineral gratis akan setia menemani perjalanan Anda. Berbagai pilihan minuman juga nantinya akan tersedia di dalam bus ini, seperti kopi dan smoothies. Rencananya, James akan meluncurkan bus ini pada musim gugur 2018 mendatang di London. Untuk masalah harga, ia belum dapat menentukan berapa jumlah yang harus dirogoh untuk menggunakan bus ini.