Samsung Pasok Teknologi 5G di Kereta Cepat Jepang

Sumber: hindustantimes.com

Perusahaan konglomerat asal Korea Selatan, Samsung mengumumkan telah menyelesaikan demonstrasi pengadaan koneksi 5G pada sebuah kereta di Jepang. Demonstrasi ini merupakan bentuk kemitraan Samsung dengan salah satu operator telekomunikasi asal Jepang, KDDI, dimana dalam demonstrasi tersebut, kecepatan internet mencapai kecepatan maksimal 1,7 Gbps (Gigabyte per second, baik handover downlink maupun uplink. Pengujian ini merupakan solusi 5G pra-komersial Samsung yang menggabungkan router 5G, unit akses radio 5G, virtualized RAN (vRAN), dan virtualized core.

Baca Juga: Jaringan 5G Untuk Sistem Transportasi, Dianggap Masih Terlalu Mahal

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman zdnet.com (3/12/2017), kereta yang menjadi kelinci percobaan tersebut melaju diantara dua stasiun di Saitama itu dengan kecepatan 100km/jam, dengan masing-masing stasiun berjarak 1,5km. Menurut Samsung, tes tersebut menunjukkan bagaimana koneksi 5G dapat digunakan oleh penumpang kereta berkecepatan tinggi, termasuk backhaul untuk on-board Wi-Fi, dan untuk meningkatkan layanan hiburan bagi para penumpang dan layanan informasi dengan keamanan dan analisis yang ada.

“Bekerja sama dengan Samsung, KDDI telah membuka kemungkinan untuk model bisnis vertikal 5G baru, seperti yang akan dipasang di kereta berkecepatan tinggi,” tutur Yoshiaki Uchida, pejabat eksekutif senior di KDDI. “Dengan adanya koneksi 5G, diharapkan dapat membawa layanan perkeretaapian ke dimensi baru, keberhasilan demonstrasi ini merupakan tonggak penting yang menunjukkan bahwa komersialisasi jaringan 5G sudah dekat,” imbuhnya.

Melalui Yoshiaki, KDDI berencana untuk meluncurkan jaringan 5G ini pada tahun 2020 mendatang. Selama rentang waktu peluncuran tersebut, KDDI akan terus melakukan pembenahan dan menguji setiap kemungkinan yang akan menghambat pengoperasian jaringan ini di masa depan. Diketahui, Samsung juga telah bekerja sama dengan SK Telecom dalam uji coba 5G ini, dimana pada bulan September kemarin, Samsung mengumumkan telah melakukan serah terima pertama antara spektrum 2.6GHz dan 28GHz di jaringan 4G LTE dengan spektrum 3.5GHz di jaringan 5G.

Jika program pemasangan jaringan 5G di kereta ini berhasil pada tahun 2020 mendatang, maka penumpang tidak akan lagi dilanda kebosanan selama dalam perjalanan. Untuk di Indonesia sendiri, kehadiran jaringan 5G memang bisa dibilang terlalu muluk-muluk, mengingat keberadaan WiFi onboard di kereta saja belum kunjung terealisasi hingga kini.

Baca Juga: Sejumlah Masalah Hadang Penerapan WiFi Onboard di Kereta? Ini Dia Jawabannya!

Sudah barang tentu, kehadiran WiFi onboard dalam kereta sudah diidam-idamkan para pecinta kereta sejak lama. Dapat dibayangkan jika perkeretaapian Indonesia menggunakan layanan Free WiFi onboard, tidak akan ada lagi yang namanya waktu terbuang selama dalam perjalanan. Para pekerja kantoran juga tetap dapat mengakses jaringan internet selama dalam perjalanan, sehingga mereka bisa tetap melanjutkan pekerjaan.