Porsi Makanan di Pesawat Tak Cukup? Jangan Khawatir, Bisa Nambah Asal Sopan

Ilustrasi pramugari Qantas menghidangkan makanan pada penumpang (Travel Associates)

Dengan dibantu oleh para ilmuwan makanan dan koki berbakat dalam mengelola makanan, maka kualitas hidangan di dalam kabin pesawat kini semakin baik. Namun sayang, porsi makanan di pesawat terbilang ngepas bagi ukuran orang kebanyakan.

Baca juga: Pasta? No, Nasi Goreng? Yes, Untuk Disantap di Kabin Pesawat

Dengan porsi yang tak seusai, terkadang ada saja penumpang yang ingin memakan lebih banyak dari porsi yang lainnya. Namun, apakah penumpang boleh meminta makanan lebih, makanan yang di panaskan atau tambahan cemilan?

KabarPenumpang.com merangkum dari laman stuff.co.nz (5/4/2018), bahwa meminta tambahan makanan adalah hal yang lumrah dan beberapa maskapai penerbangan akan mengiyakan permintaan penumpang tesebut.

“Jika seorang penumpang meminta tambahan makanan, baik itu kue pretzel, es krim atau apapun, kami akan selalu mencoba mengakomodasi,” kata juru bicara Virgin Atlantic. Juru bicara tersebut menambahkan, untuk makanan panas pihaknya bisa saja memberi, jika ada makanan yang baru dan sisa. “Bahkan di akhir layanan, kami selalu menawarkan kepada penumpang.”

British Airways yang kini tidak lagi memberikan makanan gratis pada penerbangan jarak pendek memiliki kebijakan yang sama dengan Virgin Atlantic untuk penerbangan jarak jauhnya.

“Saat penumpang kami meminta tambahan makanan ke awak kabin, sebisa mungkin kami akan mengakomodasinya jika itu masih tersedia,” ujar British Airways.

Sedangkan juru bicara Aeroflot mengatakan, permintaan makanan tambahan dari penumpang tidak di tolak. Bahkan penumpang yang meminta akan diberikan satu dan itu pun tergantung ketersediaan yang ada di kabin.

Stephan Segraves seorang co-host dari Podcast mengatakan saat dirinya meminta tambahan makanan ketika awak kabin selesai dengan pelayannya.

“Saat saya meminta tambahan, mereka biasanya sedikit terkejut dan bahkan berkata kepada saya ‘Anda yakin ingin detik ini juga?’ Tetapi itu semua harus dan wajib mereka berikan,” jelas Segraves.

Serupa dengan Segraves, Nik Loukas seorang pemilik blog InFlightFeed menambahkan, dirinya pernah meminta tambahan makanan dikarenakan cukup lapar atau porsi yang diberikan sedikit. Dia mengaku, untuk meminta makanan tambahan tersebut selalu bertanya dengan sopan pada awak kabin.

“Saya belum pernah mendapat jawaban tidak dari awak kabin ketika meminta tambahan makanan. Jangan malu jika masih lapar untuk meminta lebih banyak dari porsi kalian,” ujar Nik.

Hal ini sebenarnya bisa mengurangi sampah makanan pesawat dan membuat bumi lebih sehat dimana makanan tambahan di pesawat bisa memiliki manfaat pada lingkungan. Selain itu juga menghemat pengeluaran para penumpang, sebab biasanya menambah makanan tidak akan dikenakan biaya tambahan.

Baca juga: Soal higienis? Makan di Kereta dan Pesawat Tak Jauh Berbeda

Sebagai penumpang yang memiliki sopan santun, baiknya tidak masuk ke dapur pesawat dengan seenaknya untuk mencari makanan tamahan. Hal tersebut akan membuat awak kabin marah dan menganggu pekerjaan mereka.

“Baiknya meminta makanan dengan sopan dan jangan masuk ke dapur kabin dengan seenaknya mencari makanan sendiri, karena ada makanan tambahan gratis yang bisa kami sediakan. Jika penumpang mendatangi saya dan bertanya tentang tambahan, saya akan memberi mereka apapun yang tersedia. Maka jaga sopan santun sebagai penumpang,” ujar Nuralia Mazlan seorang awak kabin.