Penerbangan Dibatalkan, Penumpang Porter Airlines Malah Diancam Petugas!

Sumber: ctvnews.ca

Pembatalan penerbangan memang menjadi keputusan yang menyebalkan, namun lebih menjengkelkan lagi jika kita justru mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari pihak maskapai. Kira-kira kejadian inilah yang menimpa para penumpang maskapai regional yang bermarkas di Kanada, Porter Airlines.

Baca Juga: Cair Tapi Bukan Sabun, Lantas Apa yang Dikeluarkan Dispenser Sabun di Bandara Detroit?

Setelah para penumpang dipaksa menunggu karena ada kerusakan pada pesawat, penerbangan dari Massachusetts menuju Toronto, Kanada pun terpaksa dibatalkan. Bahkan, salah satu penumpangnya ada yang diancam lho! Duh, kenapa ya?

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman independent.co.uk (10/1/2018), pembatalan penerbangan yang terjadi pada 5 Januari 2018 kemarin di Logan International Airport sontak menjadi sorotan publik Negeri Paman Sam. Bukan momen pembatalan penerbangannya yang menyita perhatian warganet, melainkan ancaman yang dikeluarkan oleh pihak maskapai.

“Pada saat itu, petugas Porter Airlines datang dan mengancam untuk memanggil polisi jika kita tidak menghapus video yang kita rekam,” tutur  salah satu penumpang yang bernama Kira Wegler. Sebelumnya, Kira mengakui bahwa beberapa penumpang berusaha untuk mengabadikan detik-detik pengumuman pembatalan keberangkatan. “Petugas juga melakukan pengecekkan terhadap masing-masing ponsel kita, untuk memastikan video tersebut sudah dihapus,” tambah Kira.

Dapat dibayangkan bagaimana kekesalan penumpang Porter Airlines kala itu? Setelah menunggu kurang lebih selama dua jam di dalam pesawat, lalu mereka dikembalikan menuju terminal, penerbangannya dibatalkan, dan mendapatkan ancaman dari pihak maskapai. Alhasil, penumpang lainnya, Ellen Howard memutuskan untuk menanyakan kepada petugas Porter Airlines mengapa dirinya melakukan ancaman semacam itu.

Pihak maskapai yang mulai beroperasi pada 23 Oktober 2006 ini mengatakan bahwa melakukan perekaman di area bandara merupakan tindakan ilegal. Namun hal tersebut bertolakbelakang dengan apa yang dilontarkan oleh Massachusetts Port Authority, dimana pihak otoritas bandara mengatakan bahwa tidak ada masalah tentang perekaman aktifitas selama berada di Logan International Airport, selama mereka tidak melebihi zona aman.

Guna mengklarifikasi kejadian yang mencoreng nama baik perusahaan, pihak Porter Airlines lalu meminta maaf atas kejadian tersebut dan berdalih petugasnya telah salah paham menafsirkan peraturan yang berlaku. “Kami akan menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran yang berharga di masa yang akan datang,” ungkap juru bicara Porter Airlines.

Baca Juga: Pilot Salah Pilih Landasan, Tabrakan Maut Nyaris Terjadi di Bandara JFK, New York

Lebih lanjut, juru bicara yang enggan menyebutkan namanya tersebut mengatakan bahwa pembatalan keberangkatan tersebut diakibatkan oleh pintu pesawat yang membeku. “Bukan karena kesalahan teknis,” imbuhnya.

Karena peraturan penerbangan di Amerika menyebutkan tidak adanya biaya kompensasi pembatalan keberangkatan jika diakibatkan oleh kondisi cuaca yang buruk, maka pihak Porter Airlines hanya mampu memfasilitasi para penumpangnya dengan menyediakan penginapan, lengkap dengan makanannya selama kurang lebih tiga hari pasca kejadian.