Mengenal Jalur Ferry dan Pelabuhan Tanjung Kapal, Urat Nadi Transportasi di Pulau Rupat

Nama Pulau Rupat seolah terlupakan dalam jagad pemberitaan media nasional, namun tahukah Anda, bahwa pulau dengan luas 1.500 km2 ini termasuk dalam kelompok pulau terluar, dimana perairan Pulau Rupat langsung berbatasan dengan Selat Malaka, dan hanya butuh hitungan jam saja untuk menyambangi daratan Malaysia. Selain punya predikat pulau terluar, Pulau Rupat sejatinya punya potensi wisata yang dapat digali, terlebih bila infrastruktur transportasinya ikut dibenahi.

Baca juga: Pulau Miangas, Garda Terdepan Yang Eksotis di Utara Indonesia

Resminya Pulau Rupat adalah salah satu kecamatan yang termasuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Bengkalis. Kecamatan Rupat terdiri dari 12 (dua belas) desa dan 4 (empat) kelurahan dengan ibukota kecamatan berada di Batu Panjang dengan jumlah populasi penduduk 47 ribu jiwa.

Buat Anda yang menginginkan wisata anti mainstream, Pulau Rupat terkenal dengan wisata pantai yang indah, terutama di wilayah Pantai Pasir Panjang. Kondisi air yang jernih dan tidak terlalu dalam juga ideal dijadikan tempat berenang dan bermain air. Jika tidak ingin berenang, pelancong juga biasanya bermain-main di pinggir pantai sambil berjemur. Pasir pantainya yang putih dan bersih membuat pengunjung betah berlama-lama berada di pantai ini.

Jika ingin melakukan snorkeling maka biota bawah lautan di kawasan pantai Rupat relatif masih terjaga lengkap dengan ikan-ikan kecil berwarna-warni. Karena airnya yang cukup jernih dan tidak terlalu dalam yang berada di sekitar bibir pantai. Pemandangan birunya Selat Malaka yang dihiasi oleh barisan pulau-pulau kecil yang ada di sekitarnya bisa memberikan nilai keindahan dan seni yang luar biasa jika di ambil dari sudut yang tepat.

Pintu masuk Pelabuhan Tanjung Kapal

Lantas yang jadi pertanyaan, bagaimana akses menuju Pulau Rupat? Sayangnya memang belum tersedia jalur transportasi udara, namun tak sulit untuk menyambangi Pulau Rupat, dari Pelabuhan Dumai ke Pulau Rupat dapat ditempuh dengan kapal ferry RoRo dengan durasi tempuh 40-50 menit.

Pelabuhan utama yang ada di Pulau Rupat adalah Pelabuhan Tanjung Kapal. Tentu jangan samakan pelabuhan ini dengan fasilitas yang ada di Pelabuhan Merak-Bakauheni, di Tanjung Kapal hanya terdapat satu dermaga trester. Karena baru dilengkapi satu dermaga, jumlah ferry yang melayani rute Dumai-Tanjung Kapal masih terbatas pada dua unit kapal ferry.

Embarkasi kendaraan ke kapal ferry.

Berdasarkan penelusuran KabarPenumpang.com saat bertandang ke Tanjung Kapal pada awal November ini, dua unit kapal ferry yang tersedia adalah KMP Tasik Gemilang milik Pemda Bengkalis dan KMP Kakap milik PT ASDP Indonesia Ferry. Sementara unit pengelola pelabuhan ditangani oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis.

Karena merupakan pelabuhan kecil, jenis ferry yang melayani rute ini hanya berukuran 600 ton. Dalam sekali angkut dapat memuat 50 kendaraan sekelas sedan, atau bisa membawa truk golongan V dengan bobot 8 ton. Tarif yang dikenakan untuk menyeberangkan kendaraan sekelas sedan adalah Rp100 ribu, sedangkan tarif penumpang Rp8 ribu per orang. Waktu bongkar muat tiap kapal berkisar 1,5 jam, dan dalam satu hari terdapat 4x trip perjalanan.

Pelabuhan Tanjung Kapal hanya memiliki satu dermaga.

Manifest Penumpang Kapal
Bila Anda menyeberang dengan ferry dari Merak-Bakauheni, maka otomatis identitas penumpang telah terekam dalam database manifest penumpang, tentu itu semua untuk alasan keselamatan dalam pelayaran yang telah diatur dalam oleh pemerintah.

Baca juga: Dinas Perhubungan dan DPRD Bengkalis Jajaki Teknologi Automatic Vehicle Classification dari PT Mata Pensil Globalindo

Nah, nantinya para penumpang kapal ferry rute Dumai-Tanjung Kapal juga akan mendapatkan manfaat dengan ketersediaan sistem manifest. Pada 2 November lalu, Dinas Perhubungan dan DPRD Bengkalis tengah menjajaki teknologi Automatic Vehicle Classification dari PT Mata Pensil Globalindo, yang dikenal punya reputasi melayani jasa penjualan tiket otomatis di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. Automatic Vehicle Classification mengitegrasikan fungsi automatic ticketing system sedari penumpang dan kendaraan memasuki pelabuhan hingga naik ke dalam kapal.