Mei 2018: OTP Citilink Berada di Urutan Kedua di Asia Tenggara Setelah Bangkok Airways

Citilink Airbus A320

Pada tri semester kedua (Q2 2018), beberapa maskapai memulai penghitungan tingkat ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP). Salah satu yang melakukannya adalah maskapai berbiaya rendah (LCC) Citilink Indonesia.

Baca juga: On Time Performace Terbaik, Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Maskapai Global

Citilink sendiri berhasil mencatatkan OTP 90,9 persen dan menjadi tertinggi kedua untuk kawasan Asia Tenggara pada bulan Mei 2018 kemarin serta berada di bawah Bangkok Airways yang memiliki OTP 95,6 persen. Hasil ini didapat dari laporan Official Airline Guide (AOG).

“Pencapaian OTP tersebut adalah bagian dari salah satu upaya Citilink Indonesia untuk terus memberikan performa yang prima bagi seluruh penumpangnya, tentunya dengan selalu mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan,” ujar Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo yang dikutip KabarPenumpang.com melalui siaran pers, Senin (11/6/2018).

Menurut AOG sendiri dari 8500 penerbangan, Citilink mencatatkan ketepatan waktu 90,9 persen. Ketepatan waktu ini meningkat dari data pada April 2018 yang mencatatkan OTP 89,02 persen di Asia Tenggara.

“Ini merupakan bukti keseriusan Citilink Indonesia dalam hal peningkatan pelayanan kepada pelanggan. Terbukti peningkatan OTP sejak Januari 2018 OAG mencatatkan tingkat ketepatan waktu Citilink Indonesia sebesar 80,7 persen dari 7445 penerbangan dan terus meningkat hingga bulan Mei berhasil mencetak skor di angka 90,9 persen” tambah Juliandra.

Baca juga: Buka Rute Yogyakarta-Makassar, Citilink Inginkan Koneksi ke Indonesia Timur

Menurut Juliandra, hasil yang didapat ini adalah kerja keras dari seluruh staf maskapai untuk terus meningkatkan kinerja Citilink sebagai maskapai LCC premium di Indonesia dan regional. Selain itu pada peak season Lebaran 2018 yang juga dibarengi liburan sekolah, Citilink sendiri mempersiapkan 70.560 kursi tambahan yang terbagi dalam 392 penerbangan tambahan yang dijadwalkan pada puncak arus mudik dan arus balik Lebaran tanggal 8-24 Juni 2018.

Tak hanya itu jajaran Direksi dan manajemen Citilink telah melakukan ramp check serta menjadwalkan management piket selama peak season untuk memastikan kesiapan operasional pesawat angkutan mudik. Citlink juga memastikan kesiapan pelayanan yang akan diberikan kepada penumpang selama periode peak season.