KMP Legundi – Long Distance Ferry, Kapal RoRo Terbesar di Indonesia

Layanan Long Distance Ferry (LDF) telah digelar PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pada awal Desember 2016. Karena ada label “Long Distance” sudah barang tentu kapal ferry yang disiapkan PT ASDP punya spesifikasi unggulan, dari segi kinerja dan kapasitas dipastikan sosok kapal ferry LDF berbeda dengan kapal ferry yang melayani rute pendek seperti Merak – Bakauheni. Dan PT ASDP memang mengerahkan kapal ferry terbesarnya KMP Legundi untuk LDF rute Surabaya ke Pelabuhan Lembar di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Menyandang gelar sebagai kapal ferry RoRo (Roll on Roll off) terbesar di Indonesia sudah pasti membuat banyak orang penasaran, sebesar apakah KMP Legundi ini? Dari spesifikasi, KMP Legundi berbobot 5.000 Gross Tonnage (GT), punya panjang 109,40 meter, lebar 19,60 meter, tinggi geladak utama 5,60 meter, serat air 4,10 meter, dan kecepatan maksimum 17 Knots. Dapur pacu kapal inin disokong mesin dengan daya total 2×3500 HP.

Sementara dari kapasitas angkut KMP Legundi mampu menampung 812 orang, 26 truk kontainer 20 feet, dua unit truk tronton, 37 truk medium, dan 77 sedan/ MPV/SUV. Untuk penumpang, dapat diperinci kapasitasnya sesuai kapasitas kelas, yakni penumpang kelas VIP 18 orang, penumpang dek terbuka 232 orang, penumpang dek kursi baring 324 orang, penumpang kelas kursi sofa 140 orang dan penumpang dek kafetaria 98 orang.

Bicara tentang fasilitas, sebagai LDF KMP Legundi sudah didesain untuk memberikan rasa nyaman kepada penumpangnya. Indahnya panorama laut yang melintasi Surabaya -Lombok bisa dinikmati dari sudut jendela ruang penumpang yang full AC.

KMPLegundi_zps8b7524f1

Bagi yang lapar, jangan takut kehabisan makanan. Ada layanan tambahan berupa satu kali makan yang sudah include tiket pada setiap penumpang. Dan untuk bagi yang ingin memejamkan mata sejenak, tersedia kasur matras yang dapat digunakan dengan cuma-cuma sepanjang perjalanan. Ruang kesehatan dan ruang menyusui juga menjadi sebuah keharusan di kapal Roro dengan nama KMP Legundi itu. Para pengemudi kendaraan yang ingin santai juga ikut dipikirkan. Ada ruang khusus yang bisa digunakan untuk bersantai sejenak. Secangkir teh dan kopi bisa dinikmati di ruang entertainment.

Resminya KMP Legundi mulai dioperasikan sejak September 2014. Pihak pemesan kapal ini adalah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Yang cukup membanggakan, KMP Legundi ternyata dibuat galangan dalam negeri, yaitu oleh PT Dumas Tanjung Perak Perak Shipyard. Meski secara teknis punya kecepatan sampai 17 knot, namun saat uji coba perdana kapal ini melaju lebih lambat dengan kecepatan 15 knot.

maxresdefault

Dengan kecepatan 15 knot, maka jarak Surabaya – Lembar sejauh 311 mil bisa ditempuh selama 21 jam. “Waktu tempuhnya jauh lebih singkat dibanding dengan jalur darat, dimana memakan waktu 48 jam. Biaya distribusi juga lebih hemat dibandingkan melalui darat,” ujar Faik Fahmi, Pelaksana Tugas Direktur Utama ASDP Indonesia, dikutip dari lamppost.co (4/12/2016).

Sejatinya ada PT ASDP masih mempunyai dua kapal ferry yang sejenis dengan KMP Legundi, yaitu KMP Sebuku dan KMP Batumandi. KMP Sebuku dibangun galangan PT Mariana Bahagia di Palembang dan KMP Batumandi dibangun galangan PT Daya Radar Utama di Lampung.