Indonesia Ferry Property Langsungkan Penyelesaian Konstruksi Area Komersial Tahap I Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo

PT Indonesia Ferry Property, perusahaan hasil joint venture antara BUMN PT Indonesia Ferry ASDP dan PT Pembangunan Perumahan, belum lama berselang telah melangsungkan penyelesaian konstruksi atau topping off area komersial tahap I Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (5/5).

Baca juga: PT ASDP Mulai Bangun Fasilitas Pariwisata di Labuan Bajo

Proyek area komersial yang dibangun merupakan bagian dari program pengembangan Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo yang meliputi pembangunan marina, hotel serta pengembangan dermaga penyeberangan dengan total investasi sebesar Rp398 miliar.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan, kegiatan topping off area komersial Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung program pengembangan 10 destinasi pariwisata prioritas di Indonesia, termasuk Labuan Bajo.

Mengacu kepada Data Kementerian Pariwisata, target sasaran pembangunan pariwisata Indonesia di tahun 2019 mencapai 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 275 juta kunjungan wisatawan nusantara dengan pencapaian devisa mencapai sekitar Rp 240 triliun.

Adapun wilayah Labuan Bajo yang terletak di Kabupaten Manggarai Barat diharapkan dapat mencapai target kunjungan 500 ribu wisatawan mancanegara dan 5 juta wisatawan nusantara dengan target pencapaian devisa mencapai Rp 8 triliun.

“Setelah topping off, ditargetkan area komersial dapat rampung dan beroperasi sebelum akhir tahun ini,” tutur Ira, di sela acara topping off area komersial Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo, di Nusa Tenggara Timur, Sabtu (5/5) sore.

Area komersial di Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo akan membidik sejumlah tenant retail serta makanan dan minuman khas lokal yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah serta menciptakan pusat bisnis baru.

Selain area komersial, tahun ini juga sudah mulai dilakukan pembangunan hotel dan marina di lingkungan Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo yang ditargetkan dapat rampung tahun 2019.

Labuan Bajo memiliki daya tarik kuat di sektor pariwisata karena keindahan alamnya serta kekayaan budayanya. Selain Pulau Komodo, masyarakat juga dapat menikmati keindahan alam mulai dari Desa Wae Rebo, Pink Beach, serta Pulau Padar.

Baca juga: Garap Wisata Bahari, Pelni Canangkan Layanan Kapal Pesiar

Dengan dilakukannya pembangunan kawasan di lingkungan Pelabuhan Labuan Bajo, PT ASDP optimistis wilayah Labuan Bajo dapat menjadi salah satu destinasi unggulan pariwisata di Indonesia.