Demam Pengadaan Hyperloop Mulai Merambah Ke Negeri Ginseng

Sumber: independent.co.uk

Seolah ikut hanyut dalam euforia pengadaan moda transportasi baru, Korea Selatan baru-baru ini mengungkapkan bahwa pihaknya siap untuk menggaet salah satu perusahaan startup dalam pengadaan moda angkutan tersebut. Tidak tanggung-tanggung, negara yang terkenal dengan K-Popnya itu bekerja sama dengan Hyperloop Transportation Technologies (HTT) yang dikenal sebagai moda angkutan dengan kecepatan supersonik. Sebenarnya, penandatanganan nota kerja sama ini sudah terjalin sejak bulan Januari, namun baru terbongkar baru-baru ini.

Baca Juga: Hyperloop, Tawarkan Kecepatan Supersonic Untuk Transportasi Indonesia

Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (21/6/2017), tim HTT bekerjasama dengan departemen inovasi dan infrastruktur teknologi Korea Selatan, bersama dengan Korea Institute of Civil Engineering and Building (KICT) dan Universitas Hanyang. Nota tersebut berisikan tentang pembangunan platform uji coba skala penuh, perizinian tabung vakum, levitasi, propulsi, dan teknologi baterai HTT bersamaan dengan pengembangan standar keselamatan dan peraturan.

Rencananya, sistem transportasi anyar bernama HyperTube Express tersebut akan menghubungkan Seoul dan Busan hanya dalam waktu kurang dari 20 menit, sedangkan membutuhkan waktu tiga jam berkendara melalui jalan normal.

Baca Juga: Minggu Ini, Hyperloop Agendakan Uji Coba Jalur

Walaupun sudah banyak klien yang menginginkan sistem Hyperloop terpasang di negara mereka, namun HTT harus tetap berada di jalur persaingan mengingat kompetitornya seperti Arrivo dan Hyperloop One juga tengah gencar meraup hati para calon kostumernya. HTT juga harus waspada mengingat pesaing utamanya, Hyperloop One baru saja melakukan sebuah kemajuan yang signifikan dengan memamerkan jalur uji skala penuh di Nevada dan membentuk kesepakatan dengan Rusia, Finlandia dan Dubai untuk mengeksplorasi kelayakan Hyperloop di negara-negara tersebut.

Presiden KICT, Tai Sik Lee mengatakan persaingan menuju kesuksesan ketiga penyedia sistem transportasi serupa nampaknya kian memanas, sehubungan dengan prediksi penggunaan moda ini yang akan ramai di masa depan. “Perjalanan menggunakan kapsul seperti Hyperloop akan mampu merubah cara orang bepergian hingga gaya hidup seseorang, namun bisa juga menyatukan banyak individu, layaknya kendaraan umum,” terang Tai Sik Lee.

Baca Juga: Hyperloop One Pamerkan Sembilan Rute Andalannya

Lebih lanjut, orang nomor satu di KICT itu mengatakan dirinya menyambut baik niat Korea Selatan yang ingin menghadirkan Hyperloop di Negeri Ginseng karena berlandaskan pada tradisi negaranya yang selalu melakukan inovasi di segala bidang. “Republik Korea melanjutkan tradisi kemajuan teknologi dan inovasi dengan memasukkan teknologi semacam ini, pemerintah juga telah mengalokasikan sumber daya yang diperlukan, kami menyelesaikan penelitian pendahuluan kami dan sekarang bersiap untuk menerapkannya,” tukas Tai Sik Lee.