Cessna 172 Skyhawk, Pesawat Latih Terpopuler Sejagad, Pencetak Berjuta Pilot

Sumber: flyefi.com

Dalam jagad dunia dirgantara, nama Boeing dan Airbus bisa disebut sebagai dua kutub industri manufaktur pesawat, khususnya di segmen pesawat sipil/komersial. Produk dari Boeing dan Airbus dalam kelas wide body dan narrow body nyaris dapat ditemui di setiap negara. Namun tahukah Anda, bahwa sejatinya ada nama manufaktur pesawat lain yang lebih tak kalah ‘besar’ eksistensinya dari Boeing dan Airbus.

Baca Juga: Mengenal Jasa Penerbangan Charter di Indonesia

Yang dimaksud ini justru tidak memproduksi pesawat komersial dalam ukuran besar, melainkan namanya begitu moncer sebagai penyedia pesawat latih. Inilah Cessna Aircraft Company, manufakur pesawat yang berbasis di Wichita, Kansas, Amerika Serikat. Diantara beragam produknya, Cessna 172 Skyhawk disebut-sebut sebagai yang paling populer, tak lain karena pesawat latih dasar ini banyak digunakan oleh sekolah pilot.

Cessna Skyhawk hanya memiliki kapasitas untuk empat penumpang, itupun dengan ruang gerak kaki yang sempit. Jarak jangkau Cessna Skyhawk pun mencapai 1280 km (dalam kondisi bahan bakar terisi penuh) dengan kecepatan maksimum 240 km per jam. Lalu, apa yang membuat pesawat Skyhawk menjadi lebih populer daripada pesawat-pesawat modern saat ini?

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman traveller.com.au, Skyhawk ini merupakan pesawat ‘pencetak’ pilot-pilot handal, yang kini berada di balik kemudi penyedia jasa layanan transportasi udara. Skyhawk-lah yang menjadi saksi buta gentarnya para calon pilot ketika hendak mengudara untuk pertama kalinya. Tidak hanya digunakan sebagai sarana latihan para calon pilot penerbangan komersial, Skyhawk juga diketahui menjadi ‘pencetak’ pilot-pilot dari United States Air Force and Army.

Lalu, terbesit pertanyaan mengapa pesawat ini yang dipilih untuk menjadi objek latihan para calon pilot? Jawabannya sangatlah sederhana, yaitu pesawat ini tidak begitu mudah untuk dikendalikan, baik ketika take-off maupun landing. Percayalah, posisi sayap yang melintang di atas kokpit membuat pesawat ini dinilai sempurna untuk jadi pesawat latih.

Selain itu, harganya pun tergolong cukup murah untuk sekelas moda udara, yaitu berkisar $396.000 atau setara dengan Rp5,4 miliar untuk yang baru dan $44.000 atau yang setara dengan Rp597 juta untuk sebuah Skyhawk tangan kedua.

Baca Juga: Mendarat Darurat, Pesawat Cessna Gilas Dua Orang di Pantai Caparica

“Cessna 172 Skyhawk bisa dibilang merupakan ittifak paling elegan dalam sejarah penerbangan,” ungkap Robert Goyer, seorang penulis untuk Flying Magazine. Di luar konteksnya sebagai objek pelatihan, Skyhawk juga kerap kali digunakan oleh US Border Patrol dan segelintir militer untuk pengawasan udara, yang juga mencakup Austria, Bolivia, Cile, Ekuador, Irak, Irlandia dan Singapura.

Dari dalam negeri sendiri, pesawat yang merupakan suksesor dari tipe sebelumnya, Cessna 170, juga diperuntukkan sebagai pesawat latih oleh beberapa sekolah penerbangan, seperti Nusa Flying School, Wing Flying School (termasuk Angkasa Aviation Academy), Bandung Pilot Academy, dan lain-lain. Bahkan, ada juga yang memiliki pesawat ini berlisensi pribadi lho!