Beroperasi Singkat, Maskapai Indonesia Ini Tinggal Cerita

Flyawaysimulation

Pernah dengar Batavia Air, Jatayu, Adam Air atau Sempati Air? Itu adalah maskapai legenda yang sudah tak berada di dunia penerbangan baik domestik, internasional maupun perintis. Tapi, apakah Anda tahu lebih dari sepuluh maskapai ternyata pernah ada dan terlupakan sama dunia penerbangan Indonesia? Penasaran siapa saja makapai itu dan bagaimana keberadaannya di dunia penerbangan?

Berikut ini ada 11 maskapai yang terlupakan di dunia penerbangan

1. Indonesian Airlines
Maskapai milik PT Indonesian Airlines Aviapatria didirikan tahun 1999 dan beroperasi Maret 2001. Awalnya memiliki 46 rute penerbangan setelah memperoleh izin tahun 1999. Kemudian tidak beroperasi 2 tahun kemudian tepatnya tahun 2003. Dulu maskapai ini mengoperasikan 1 Boeing 727-200, 2 Boeing 737-300 dan 2 Boeing 747.

Flyawaysimulation
Flyawaysimulation

2. Linus Airways
Maskapai ini pernah melayani beberapa kota di Indonesia seperti Pekanbaru, Medan, Semarang, Palembang, Batam dan Bandung. Linus sendiri adalah kepanjangan dari Lintas Nusantara dan berdiri sejak 1 Juni 2004 dan mengantongi izin mengudara dari KemenHub pada 13 Februari 2008. Sayangnya Linus harus menghentikan pengoperasian maskapainya sejak 27 April 2009 karena kesulitan likuiditas.

3. Papua Airlines
Penerbangan dengan layanan penuh dan menawarkan kelas deluxe serta ekonomi ini akhirnya harus menyerah pada Februari 2007 lalu dan menjadi satu dari 11 maskapai yang lisensinya di cabut oleh Menteri Transportasi. Padahal pencabutan yang dilakukan agar maskapai bisa memperbaiki diri perusahaannya. Sayang setelah pencabutaan izin tersebut, PT Efata Papua Airlines tidak beroperasi lagi hingga kini.

Flyawaysimulation
Flyawaysimulation

4. Bali Air
Memiliki warna ungu dan gambar burung di badan pesawatnya, maskapai yang berbasis di Jakarta ini terkena pencabutan lisensi pada Februari 2007. Sama seperti Papua Airlines, setelah izin di cabut tak pernah lagi terdengar gaungnya di dunia penerbangan.

5. Air Paradise
Memiliki nama resmi PT Air Paradise International, maskapai ini melayani penerbangan dari Australia ke Bali atau sebaliknya. Namun, maskapai yang mulai beroperasi 16 Februari 2003 ini terpaksa menghentikan operasinya pada 25 November 2005 akibat penurunan yang drastis pada penumpang sejak bom Bali di tahun yang sama.
Air_Paradise_International_Airbus_A300_ADL_Finney6. Asia Avia Airline
Maskapai yang hanya beroperasi pada penerbangan domestik ini berbasis di Bandara Polonia, Medan. Hal yang sama terjadi pada maskapai ini, terkena pencabutan izin lisensi Februari 2007 dan keberadaannya belum jelas sampai saat ini.

7. Dirgantara Air Service
Maskapai ini mulai beroperasi pada 1971 lalu da memiliki 232 karyawan hingga Maret 2007. Pada bulan dan tahun yang sama, Menteri Perhubungan mengumumkan rating maskapai di kategori mengancam keselamatan Penerbangan. Dirgantara Service Air menjadi salah satunya, namun masih beroperas. Akhirnya, Dirgantara Service Air resmi berhenti beroperasi 2 tahun setelah pengumuman menjadi salah satu maskapai mengancam keselamatan penerbangan.
Pesawat-Dirgantara-Air-Service8. Pasific Royale Airways
Pasific Royale Airways baru menerima izin beroperasi terbang dari pemerintah November 2011 lalu dan mulai beroperasi 11 Juni 2012. Sayangnya, tanpa kepastian ada laporan izin beroperasi maskapai ini di cabut lima bulan setelah mulai beroperasi.

9. Megantara Air
Penerbangan kargo yang berbasis di Bandara Soekarno-Hatta mulai beroperasi 2007 lalu. Maskapai ini mengoperasikan layanan angkutan barang sewaan dan penerbangan regular antara Indonesia dan Singapura. Sayangnya Mei 2009, pihak maskapai memutuskan untuk menghentikan semua operasinya dan pesawat-pesawat yang digunakan dikembalikan ke Transmile Air Service dari Malaysia. Oleh otoritas, maskapai ini dimasukkan dalam 2 kategori untuk kualitas keamanan maskapai.

10. Nusantara Buana Air
Nusantara Buana Air melayani rute penerbangan dari Medan menuju Aceh ini masuk dalam kategori 2 otoritas penerbangan sipil Indonesia untuk kualitas keselamatan penerbangan. Sempat bersaing dengan Sabang Merauke Raya Air Charter layanan bagi pemerintah ke kota-kota di Aceh. Tahun 2009, Nusantara Buana Air mengambil alih layanan rute milik SMAC dan Januari 2010 tidak ada lagi penerbangan oleh Nusantara Buana Air

11.Top Air
Maskapai penerbangan yang berpusat di Indonesia ini juga sama terkena pencabutan lisensi pada Februari 2007 oleh Kemenhub.

Microomate
Microomat

Tak hanya ke 11 Maskapai ini, Merpati Airlines yang pernah kita kenal juga sudah hilang dari peredaran alias tak beroperasi sejak tahun 2014 lalu. Dari kabar yang tersiar, maskapai yang melayani rute perintis ini akan kembali melebarkan sayapnya tahun 2017 ini.

“Kita berharap 2017 sudah bisa terbang, dengan syarat dalam sisa waktu satu tahun ini sudah mendapat izin privatisasi dari Kementerian Keuangan dan mendapatkan investor yang bersedia masuk ke Merpati,” kata Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha, Kementerian BUMN Aloysius K. Ro yang dikutip dari BisnisIndonesia.com (6/9/2016).

Nantinya bila sudah mendapatkan izin beroperasi dari Kementerian Perhubungan, Merpati harus memiliki minimal 5 pesawat dan rute penerbangan juga sudah dibuat.