Bandara Tribhuvan Kathmandu, Salah Satu Bandara Terburuk di Dunia

Sumber: Aviation Nepal

Plesiran ke luar negeri seyogyanya akan menjadi satu pengalaman berharga yang sulit untuk dilupakan. Selain dapat menemukan berbagai kebudayaan baru, pengalaman mengunjungi negara lain pun akan serta merta bertambah. Nampaknya Anda tidak akan menemukan masalah yang berarti ketika Anda menyambangi negara yang memiliki bandara berpredikat baik, seperti Singapura dengan Bandara Internasional Changi-nya, atau negara lain. Namun apa jadinya jika Anda dihadapkan pada sebuah negara dengan predikat salah satu bandara terburuk di dunia?

Baca Juga: Bosan Antri Lama di Bandara, Begini Cara Cepat Ambil Barang di Klaim Bagasi

Nepal, negara yang terkenal dengan Pegunungan Himalaya-nya ini disebut-sebut memiliki bandara yang ‘kurang bersahabat’ – bahkan namanya masuk ke dalam salah satu daftar bandara terburuk di dunia. Nah, semisal Anda berkesempatan untuk mengunjungi Nepal via jalur udara, berikut KabarPenumpang.com himpun beberapa tips dari laman roadsandkingdoms.com yang akan ‘menyelamatkan’ diri Anda dari Tribhuvan International Airport, bandara utama di Nepal.

Pemandangan Pegunungan Himalaya
Beruntung bagi Anda yang dijadwalkan landing saat matahari masih bersinar, itu berarti kesempatan Anda untuk melihat salah satu nilai jual dari Nepal terbuka lebar. Tapi, selain syarat mengudara di pagi, siang, atau sore hari, ada satu syarat lain yang harus Anda penuhi untuk melihat Pegunungan Himalaya ini.

Semisal pesawat Anda bertolak dari arah Timur, upayakan untuk duduk di sebelah kanan kabin, pun sebaliknya. Semisal pesawat Anda datang dari sebelah Barat, duduklah di sebelah kiri. Percayalah, pemandangan tersebut akan menjernihkan otak Anda sebelum menghadapi kekacauan sesungguhnya di bandara.

Antrean Baggage Claim
Setibanya di Tribhuvan International Airport, tentu Anda harus mengambil barang bawaan yang disimpan di kargo, bukan? Nah, ada baiknya Anda mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum berkutat dengan antrean di bagian baggage claim, karena usut punya usut, antrean di sini bisa memakan waktu hingga berjam-jam lho!

Belum lagi fasilitas pendukung bandara yang kurang terawat seperti banyaknya troli koper yang rusak, dan sistem keamanan bandara yang terkenal ribet. Duh!

Mobil Jemputan
Layaknya bandara-bandara lain yang ada di dunia, puluhan pengemudi taksi siap menyambut kedatangan Anda di Nepal. Beruntung bagi Anda yang sudah disediakan layanan antar-jemput dari pihak hotel yang Anda pesan. Namun jika tidak, Anda harus lebih cermat dalam memilih taksi.

Memang, harga yang ditawarkan untuk sampai ke pusat kota Kathmandu tidaklah terlalu mahal, berkisar antara 400 hingga 600 rupee (Rp58.000 hingga Rp87.000). Namun, jika Anda jeli, Anda akan menemukan Sajha Yatayat, layanan bus yang siap mengantarkan Anda menuju pusat kota hanya dengan harga 20 rupee atau yang setara dengan Rp8.500. Lumayan jauh kan selisihnya!

Baca Juga: Tips – Sebelum Masuk ke Kargo Pesawat, Pastikan Koper Anda Cukup Kuat

Bersiap Meninggalkan Kathmandu
Setelah menghabiskan waktu di Nepal, saatnya untuk pulang. Namun Anda akan kembali dihadapkan dengan semerawutnya Tribhuvan International Airport. Keberangkatan yang sering delay, dipadukan dengan fasilitas penunjang bandara yang tidak terawat nampaknya cukup untuk membuat Anda menarik napas dalam-dalam.

Sebut saja fasilitas toilet yang kurang terjaga – ada baiknya Anda membawa tissue dan hand sanitizer sendiri, hingga restoran yang ‘sangat banyak’ di dalam bandara itu sendiri. Untuk masalah perut, ada baiknya Anda membawa cemilan atau makanan sendiri sebelum bertolak dari Tribhuvan International Airport.