Atasi Kebosanan Selama Penerbangan, Emirates Rancang Program Khusus Untuk Anak

Anak bermain gadget di pesawat untuk menghilangkan kebosanan (spectrum.consulting)

Anak-anak memiliki tingkat kebosanan yang cukup tinggi, apalagi dengan perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan dengan menggunakan pesawat. Biasanya mereka jenuh karena perjalanan dilakukan dalam jangka waktu lama serta tak banyak yang bisa dilakukan di tempat duduknya.

Baca juga: Nasehat Baik Saat Bawa Anak Jalan-Jalan dengan Pesawat

Tak hanya itu, orangtua yang membawa anak mereka dalam penerbangan pun merasa khawatir dengan kebosanan yang terjadi pada anak. Hingga ada yang memutuskan beberapa keluarga menghindari penerbangan.

KabarPenumpang.com merangkum dari paddleyourownkanoo.com (25/10/2017), Emirates salah satu maskapai penerbangan yang berbasis di Dubai bisa membantu orangtua dan anak-anak mereka merasakan pengalaman penerbangan yang nyaman. Bekerja sama dengan seorang Psikolog dan spesialis kebosanan dari University of Central Lancashire, dr Sandi Mann, sudah melakukan penelitian yang melibatkan 2000 orangtua di Inggris dengan anak mereka yang berusia di bawah 12 tahun.

Dalam penelitian ini, Emirates bersama Mann membantu membuat sebuah penerbangan panjang menjadi tak begitu terasa untuk anak-anak. Dari hasil penelitian sebenarnya para orangtua memiliki kekhawatiran dimana resiko saat anak-anak bosan dan berpikir, mereka akan mengganggu penumpang lain saat bermain.

Sedangkan seperempat orangtua justru khawatir anak mereka tidak terhidrasi dengan baik di lingkungan kabin pesawat yang dingin dan kering.

“Kami tahu bahwa orang tua sering takut jika bepergian dengan anak-anak yang akan merasa cepat bosan. Bila hal ini terjadi, awak kabin siap membantu,” ujar Jade Cobbs salah satu anggota awak kabin Emirates.

Emirates mengatakan, dari hasil penelitian didapat bahwa seorang anak dibawah 12 tahun bisa tidak merasakan bosan hingga 49 menit dari pertama memasuki sebuah penerbangan. Untuk melawan kebosanan yang terjadi pada anak-anak, Emirates bersama dr Sandi Mann merancang Child Boredom Quotient (CBQ).

Baca juga: Ingin Bawa Anak Naik Pesawat? Perhatikan Beberapa Poin Penting Ini

Ini merupakan sebuah tabel sederhana yang menyediakan daftar aktivitas dimana harus membuat anak-anak terhibur selama penerbangan yang panjang. Mann mengatakan, CBQ sendiri membagi aktivitas dengan kategori aktif, pasif, interaktif, kreatif dan sensori.

Jadi jika aktivitas pasif terjadi pada anak saat mereka menontot film atau mendengarkan musik. Sedangkan kegiatan interaktif seperti membaca buku dan aktivitas sensori dapat disegarkan dalam bentuk makanan berat atau makanan ringan dalam penerbangan.

Perlakuan seperti ini banyak sekali dilakukan orag tua yang memiliki banyak pengalaman. Sebenarnya 41 persen orangtua mengatakan bahwa mereka merayu anak-anak dengan permen, coklat ataupun makanan ringan agar berperilaku dengan baik.

Sedangkan 33 persen orangtua memberikan anak mereka pengasuh elektronik seperti tablet agar menonton film anak-anak dan tak mengganggu sekitar. Dengan adanya CBQ, bisa menyarankan urutan yang benar untuk mengenalkan aktivitas baru agar anak-anak terhibur.

Mann mengatakan, kebosanan pada seorang anak bukanlah hal yang harus dianggap buruk. “Jangan takut mereka bosan, seperti yang ditinggalkan perangkat mereka sendiri dengan bahan dasar. Mereka akan menemukan cara kreatif yang melibatkan otak mereka.”