Akibat Kesalahan Kecil Saham United Airlines Ambruk

Kesalahan kecil bisa mengakibatkan hal fatal bagi sebuah maskapai penerbangan apalagi yang sudah memiliki nama di dunia penerbangan internasional. Salah satunya adalah United Airlines, dimana belum lama ini seorang penumpang diturunkan secara paksa dari maskapai tersebut dengan kekerasan.

Perlakuan kepada penumpang ini terekam oleh beberapa penumpang yang berada didalam pesawat tersebut melalui kamera smartphone mereka. Lantas video ini menjadi viral di dunia dan di ulang-ulang selama seminggu. Dalam video ini, terlihat adanya para petugas yang menarik paksa seorang dokter bernama David Dao (69). Video ini menjadi paket berita ang paling sempurna dan membuat United Airlines menjadi bahan pembicaraan dunia internasional.

Sayangnya karena pemberitaan media yang berlebihan, membuat United Airlines dan Dao menjadi buruk di mata publik. Dilansir dari mediafiledc.com (17/4/2017), setelah pengulangan berita terkait United Airlines ini, CEO Unieted Oscar Munoz mengeluarkan pernyataan untuk meredakan berita ini.

“Ini adalah kejadian menjengkelkan bagi kita semua di United Airlines. Saya minta maaf karena harus mengakomodir ulang pelanggan ini. Tim kami bergerak dengan perasaan mendesak untuk bekerja sama dengan pihak berwenang dan melakukan tinjauan rinci kami sendiri tentang apa yang terjadi. Kami juga menghubungi penumpang ini untuk berbicara langsung kepadanya dan menangani lebih lanjut dan mengatasi situasi ini.”

Namun, permintaan maaf bukanlah hal yang cukup untuk Dao dan publik. Kemudan Munoz memberikan surat kepada karyawannya agar melakukan pekerjaan lebih lagi dan tidak terlambat dalam mengatasi hal yang benar.

Munoz kemudian muncul di ABC’s “Good Morning America” untuk meminta maaf lagi dan kemudian berjanji untuk mengembalikan setiap penumpang dalam penerbangan tersebut dan pengacara Dr. Dao dan putrinya, Crystal Dao Pepper, mengadakan konferensi pers yang menguraikan luka Dr. Dao yang diderita selama insiden tersebut.

Atas kejadian ini, para pelanggan United Airlines mengancam akan memboikot sehingga saham maskapai ini terimbas turun drastis. Kemarahan dan berita ini pun sampai ke Tiongkok dan mengklaim Dao ditendang karena Ia orang Asia. Kemudian, media memanfaatkan potensi motivasi rasial walaupun maskapai penerbangan berhak melakukan proses seleksi secara acak untuk memindahkan penumpang. Tak lama setelah kejadian ini berlangsung, pengacara Dao mengatakan akan ada tuntutan hukum atas perbuatan ini dan akan berlanjut dalam beberapa minggu kedepan.

Dengan pertimbangan privasi Dao, masalah United Airlines harus diekspos dan dikritik atas tindakan ini. Sehingga masalah ini diperpanjang ke pelaporan pada bihak berwajib. Dengan adanya kejadian ini, diharapkan maskapai lain tidak mengikuti jejak United Airlines, dan bisa belajar dari masalah ini untuk tidak melakukan hal yang sama.