Keterlibatan milisi Houthi dalam serangan rudal balistik ke Israel, secara langsung ikut membawa nama Yaman, pasalnya Houthi adalah kelompok bersenjata yang saat ini menguasai wilayah Yaman, termasuk mengendalikan pemerintahan dari ibu kota Sana’a. Lepas dari itu, Yaman adalah negara yang bergejolak dan telah mengalami tumpah darah selama beberapa tahun. Bahkan, Yaman bisa disebut sebagai salah satu negara gagal. Tapi uniknya, Yaman masih mengoperasikan flag carrier dan terbilang eksis meski terbatas.
Baca juga: El Al Israel Ogah Terbang ke Asia Lewat Arab Saudi-Oman, Ngeri Dirudal Yaman?
Maskapai nasional Yaman tersebut adalah Yemenia (Yemen Airways). Dari sejarahnya, Yemenia didirikan pada tahun 1961. Maskapai ini adalah hasil dari kemitraan antara Pemerintah Yaman dan Saudi Arabian Airlines. Maskapai ini melayani rute domestik dan internasional.
Basis operasi utama Yemenia Yemen Airways terletak di Bandar Udara Internasional Sana’a (Sana’a International Airport) di Sana’a, ibu kota Yaman. Sementara pusat operasi (hub) berada di Bandar Udara Internasional Aden (Aden International Airport).
Saat ini, Yemenia mengoperasikan penerbangan ke sejumlah kota di dalam dan luar Yaman, serta ke beberapa destinasi internasional di Timur Tengah, Afrika, Asia, dan Eropa. Destinasi internasional mencakup kota-kota seperti Jeddah, Riyadh, Kairo, Abu Dhabi, dan Dubai.
Armada Yemenia terdiri dari berbagai jenis pesawat, termasuk Airbus A320, Airbus A330, dan pesawat turboprop seperti ATR 72.
Maskapai ini telah menghadapi berbagai tantangan, terutama karena konflik dan ketidakstabilan yang telah memengaruhi Yaman. Tantangan tersebut termasuk pembatasan operasional, perubahan jadwal, dan kesulitan operasional lainnya yang telah memengaruhi maskapai ini.
Baca juga: Dampak Perang Gaza, Maskapai Penerbangan dan Wisata di Timur Tengah Merugi
Dari hasil penelusuran, Yemenia mempunyai situs yang dikelola dengan cukup baik – yemenia.com. Namun, yang unik maskapai ini justru tidak menampilkan alamat meski berkantor pusat di Sana’a. Sementara kantor cabang maskapai di luar negeri, justru menampilkan alamat lengkap. Yang diduga kuat ini terkait dengan masalah keamanan, yang mana Yemenia tidak memiiki alamat definitf di kota asalnya.