Sunday, April 6, 2025
HomeDestinasiWisata "Kapal Hantu," Lepas Pantai Christchurch di Inggris Jadi Kuburan Kapal Pesiar

Wisata “Kapal Hantu,” Lepas Pantai Christchurch di Inggris Jadi Kuburan Kapal Pesiar

Bagaimana nasib kapal-kapal pesiar yang kini tak bisa berlayar karena pandemi Covid-19 dan dimanakah mereka berlabuh? Pertanyaan seperti ini hadir karena kapal pesiar saat ini belum kembali beroperasi seperti maskapai penerbangan, kereta atau moda transportasi lainnya.

Baca juga: Empat Kuburan Kereta di Indonesia, Padukan Nilai Estetik Tanpa Kesampingkan Nuansa Mistik

Ternyata kapal-kapal pesiar ini berlabuh di lepas pantai di Eropa tepatnya Christchurch yang berjarak 24 mil atau sekitar 40 km dari Southampton yang merupakan salah satu pelabuhan keberangkatan kapal pesiar di Eropa. Dilansir KabarPenumpang.com dari thepointsguy.com (23/8/2020), berlabuhnya kapal-kapal pesiar ini kemudian membuat sebuah perusahaan ferry yang berbasis di dekat pusat pelayaran Southampon, Inggris memulai ‘tur kapal hantu’.

pelancong yang ikut tur kapal pesiar (thepointsguy.com)

Tur ini akan membawa pelancong melihat semua kapal pesiar kosong yang telah berlabuh di lepas pantai selama tidak berlayar. Mudeford Ferry yang berbasis di Christchurch, Inggris menawarkan tamasya selama dua setengah jam pada hari ketika cuaca tidak terlalu berangin.

Perjalanan tamasya ini dimulai dari Mudeford Quay di Christchurch yang menggunakan kapal dengan kapasitas angkut 20 orang yang biasanya digunakan untuk layanan ferry di daerah tersebut. Kapal-kapal pesiar ini sudah berlabuh di lepas pantai Christchurch dalam beberapa bulan terakhir di tempat yang dikenal sebagai Poole Bay.

Ini beberapa kapal pesiar yang berlabuh, Queen Mary 2 Cunard Line, Ratu Elizabeth dan Ratu Victoria, dan P&O Cruises ‘Britannia, Aurora, Arcadia dan Ventura. Pada minggu ini, ada juga tiga kapal Marella Cruises dalam campuran dan bahkan sebuah kapal Carnival Cruise Line, Carnival Valor.

Bahkan Carnival Valor sendiri berada jauh dari tempat asalnya dan biasanya berlayar dari New Orleans. Carnival sendiri selama Covid-19 sudah mengirim beberapa kapalnya dalam pelayaran panjang ke seluruh dunia untuk memulangkan awak mereka ke negara asal. Sedangkan beberapa kapal lainnya berlabuh di negeri yang jauh.

Dua kapal Royal Caribbean yakni Anthem of the Seas dan Allure of the Seas juga berlabuh hanya beberapa mil dari kapal lain di lepas pantai Bournemouth, Inggris. Sebuah kapal Norwegian Cruise Line, Norwegian Star pun berlabuh tidak jauh di sepanjang tepi pantai Southampton.

Mudeford Ferry mengatakan penumpang dalam turnya mendapatkan pemandangan tanpa halangan dari kapal raksasa itu dari jarak yang sangat dekat. Perusahaan mengatakan diizinkan untuk mendekati dalam jarak 50 meter (sekitar 164 kaki) dari kapal. Sebuah foto yang diposting perusahaan di Facebook minggu ini menunjukkan turis kapal hantu memandangi salah satu kapal P&O Cruises hanya dari depan haluannya.

Untuk biaya tur 2,5 jam ini, Anda akan mengocek 20 poundsterling atau sekitar Rp387 ribu untuk dewasa dan sepuluh poundsterling atau Rp193 ribu untuk anak-anak. Dalam tur ini tidak dilengkapi makanan atau minuman dan pelancong bisa membawa sendiri bekal mereka.

Untuk diketahui, kapal-kapal pesiar yang tengah berlabuh di lepas pantai Inggris ini tak lagi berlayar sejak Maret lalu ketika seluruh industri pelayaran ditutup karena Covid-19. Meski begitu, beberapa pelayaran telah dilanjutkan di beberapa bagian Eropa, kapal-kapal yang masih belum berlayar keluar dari Inggris Cruising juga masih ditahan di pelabuhan Amerika Utara.

Baca juga: Kapal Pesiar Asuka II Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Yokohama

Kapal yang berlabuh di lepas pantai Inggris bukanlah kapal hantu yang lengkap. Meskipun tidak ada penumpang di dalamnya dan sebagian besar awak telah dipulangkan, kapal-kapal tersebut masih diawaki oleh sedikit staf yang memelihara mesin dan memantau peralatan keselamatan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru