Torqeedo menyediakan sistem propulsi yang terintegrasi untuk sekoci (free fall lifeboat) bertenaga listrik pertama di dunia, yang sedang kini tengah dibangun oleh perusahaan asal Belanda, Verhoef. Kapal ini dikabarkan baru saja menyelesaikan tahap akhir pengujian dan rencananya akan ditempatkan di lepas pantai proyek minyak Valhall Flank West di Norwegia. Tentu saja, pengadaan sekoci ini sudah juga termasuk ke dalam pengadaan kapal kilang – tidak hanya sekocinya saja.
Baca Juga: Langkah-Langkah Ini Akan Mudahkan Proses Evakuasi Saat Kapal Mengalami Kecelakaan!
Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman maritime-executive.com (15/4/2019), sekoci penyelamat ini sendiri memiliki kapasitas 32 penumpang dan menggunakan bahan dasar alumunium. Insinyur Verhoef dan Torqeedo telah mengembangkan dan menguji sistem propulsi bebas emisi sepenuhnya yang terintegrasi yang terdiri dari 50 kW, 80 tenaga kuda yang setara, motor listrik yang didukung oleh tiga baterai 30,5 kWh Deep Blue dengan teknologi dari BMW i.
Jika Anda pernah menonton film Captain Phillips yang dibintangi oleh Tom Hanks, ada satu scene yang menunjukkan sebuah sekoci penyelamat yang keluar dari salah satu bagian kapal. Nah, kurang lebih sekoci itulah yang tengah dikembangkan oleh Torqeedo dan Verhoef. Sudah barang tentu sistem sekoci ini dibuat sekokoh mungkin guna menahan kekuatan yang dihasilkan akibat peluncuran bebas sekoci menuju laut lepas.

Sistem listrik juga mencakup inverter untuk menggerakkan pompa semprotan air, yang merupakan persyaratan jika kapal drive menuju minyak yang terbakar di permukaan air.
Menurut salah satu juru bicara dari Verhoef, salah satu motivasi utama di balik peralihan ke tenaga listrik adalah untuk mengurangi biaya perawatan yang tinggi dari mesin diesel yang saat ini digunakan. Perusahaan juga memperkirakan bahwa sistem propulsi listrik akan mengurangi biaya operasi sekitar 90 hingga 95 persen dibandingkan dengan sekoci bertenaga pembakaran (combustion-powered).
Baca Juga: 10 Kapal Misterius Ini Ditemukan Tanpa Awak
“Proyek yang menantang ini merupakan validasi penting dari ketahanan dan kinerja teknologi propulsi listrik terintegrasi kami di sektor kelautan,” ungkap Dr. Christoph Ballin, salah satu pendiri dan CEO dari Torqeedo GmbH.
“Sekoci ini harus siap diluncurkan dalam keadaan darurat kapan saja, siang atau malam hari, mampu bertahan dari guncangan dan getaran peluncuran dari platform tinggi dan mengantarkan penumpang ke tempat yang aman. Torqeedo telah menunjukkan bahwa kami siap untuk tugas itu,” imbuhnya.