Melakukan perjalanan udara dengan waktu yang sangat panjang memang membutuhkan persiapan yang sangat matang. Tidak hanya dari kesiapan fisik saja, pun dengan kesiapan perbekalan yang hendak dibawa – pastikan semuanya tidak ada yang tertinggal, jika tidak, nasibnya akan seperti maskapai Cathay Pacific yang satu ini. Diwartakan, maskapai asal Hong Kong ini tidak membawa pasokan air pada perjalanannya menuju London, sampai-sampai maskapai ini harus return to base hanya demi mengambil lagi pasokan airnya.
Baca Juga: Layanan First Class Cathay Pacific Hilang dari Peredaran, Siapa yang Diuntungkan?
Sebagaimana yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman news.yahoo.com (24/6/2019), kejadian ini sendiri terjadi pada Senin (24/6/2019) ketika Cathay Pacific dengan nomor penerbangan CX253 yang hendak bertolak dari Hong Kong International Airport menuju London Heathrow. Maskapai ini sendiri dijadwalkan take-off pada pukul 14.40 waktu setempat, dan sampai saat itu, semuanya masih berjalan dengan normal.
Namun ketika pesawat sudah berada di jalur penerbangannya, pihak maskapai baru menyadari bahwa penerbangan tersebut tidak memenuhi standar karena tidak membawa pasokan air minum. Sekira empat jam setelah pesawat tinggal landas, penerbangan yang menggunakan pesawat Boeing 777-300ER tersebut kembali ke Hong Kong International Airport dan mendarat dengan selamat sekira pukul 19.12 waktu setempat.
“Cathay Pacific CX253 terpaksa kembali ke Hong Kong sebagai langkah pencegahan operasi yang tidak sesuai standar,” ujar salah satu juru bicara dari pihak maskapai.
Menurut situs pelacakan pesawat, FlightAware, CX253 yang mengangkut 398 penumpang tersebut berputar balik di dekat Zhengzhou, provinsi Henan. Seketika menerima kabar bahwa CX253 harus kembali ke Hong Kong International Airport, pihak maskapai langsung mengatur pesawat lain yang sedang tidak bertugas untuk bisa mengangkut semua penumpang yang ada di dalam CX253 agar mereka bisa kembali melanjutkan perjalanannya menuju London selepas tengah malam.
Seorang teknisi pesawat mengatakan bahwa masalah ini mungkin saja diakibatkan oleh sistem pada pompa air yang ada di tangki sehingga air di dalam penerbangan tersebut tidak terisi, “atau kemungkinan lain adalah petugas lupa mengisi tangki air sebelum pesawat tinggal landas,”
“Air steril tersebut biasanya digunakan untuk membuat kopi atau minuman lain. Kejadian ini sangatlah jarang terjadi,” ujarnya yang ingin tetap anonim.
Menanggapi kejadian ini, pihak Cathay Pacific meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar pihak Cathay Pacific.