Duty free Shops atau toko-toko bebas bea di area kedatangan Bandara Internasional di Thailand akan ditutup untuk mendorong lebih banyak pengunjung berbelanja di toko-toko domestik. Langkah ini diperkirakan akan menghasilkan belanja ritel lokal baru hingga THB3,5 miliar (US$96 juta) setiap tahunnya.
Baca juga: Tak Ada Lagi ‘Duty Free Shop’ di Bandara New Delhi
Seperti dikutip Vnexpress.net, Rudklao Intawong Suwankiri, wakil juru bicara Pemerintah Thailand, mengatakan bahwa para menteri minggu ini mengakui pedoman untuk mempromosikan Thailand sebagai pusat pariwisata dan belanja, seperti yang diusulkan oleh Kementerian Keuangan.
Ia mencatat bahwa ketiga operator bisnis bebas bea masuk telah sepakat untuk menangguhkan operasi di delapan bandara internasional, yaitu Suvarnabhumi, Don Mueang, Chiang Mai, Phuket, Hat Yai, U-tapao, Samui, dan Krabi. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah untuk mendorong belanja di toko dalam negeri.
Statistik dari Departemen Bea Cukai menunjukkan bahwa penjualan dari toko bebas bea masuk berjumlah THB3,02 miliar pada tahun 2023. Rudklao mengatakan kemampuan wisatawan untuk membeli barang dari toko bebas bea masuk mengurangi peluang belanja barang dalam negeri.
Kementerian Keuangan negara tersebut memperkirakan bahwa penutupan toko bebas bea masuk akan meningkatkan pengeluaran wisatawan asing sebesar THB570 per orang dalam setiap perjalanan.
“Duty Free” Pada Minuman Keras, Untung Yang Dihasilkan Sedikit