Saturday, March 29, 2025
HomeAngkutan Ferry'Terjebak' di Pelabuhan Saat Mudik? Lakukan Tips ini Agar Mudik Lebih Aman...

‘Terjebak’ di Pelabuhan Saat Mudik? Lakukan Tips ini Agar Mudik Lebih Aman & Berkah

Jelang Hari Raya Idul Fitri 2025, sejumlah pemudik tampak mulai bertolak ke kampung halaman. Mereka mulai memenuhi sarana transportasi, salah satunya pelabuhan, untuk bisa sampai ke tujuang masing-masing. Antrean kendaraan hingga penumpukan calon penumpang diprediksi akan terus meningkat hingga puncak arus mudik yang diprediksi akan jatuh pada tanggal 27 Maret 2025 mendatang. Bukan tidak mungkin jika akan ada banyak calon penumpang yang terpaksa menghabiskan waktu berjam-jam mereka di pelabuhan.

Baca Juga: Mudik Naik Ferry Tapi Tidak Ingin Terlalu Mengantri? Datang di Rentang Jam Ini!

KabarPenumpang.com mengutip dari laman cnnindonesia.com (24/3), tampak antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk mulai mengular, menandakan puncak arus mudik akan segera tiba. Menurut laman tersebut, antrean kendaraan tersebut membutuhkan waktu hingga 6 jam untuk bisa masuk ke dalam kapal dan menyeberang.

Di lain sisi, penumpukan kendaraan juga terpantau di Pelabuhan Merak pada Jumat (21/3) kemarin. Opsi untuk mudik lebih awal sebenarnya sudah dianjurkan sejak awal Ramadhan mengingat sejumlah perusahaan menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA), jadi para pemudik bisa bertolak ke kampung halaman lebih awal dan bekerja dari sana.

Kepadatan pemudik di Pelabuhan Gilimanuk. Sumber:cnnindonesia.con

Nah, bagi Anda yang kini sedang atau baru akan mudik ke kampung halaman masing-masing, berikut KabarPenumpang.com berikan beberapa tips yang dapat Anda lakukan saat tengah terjebak di arus mudik, terlebih jika Anda sedang menunggu giliran menyeberang di pelabuhan.

Istirahat

NgeHits.net

Tidak bisa dipungkiri, mudik merupakan aktivitas yang melelahkan tapi juga menyenangkan. Jika Anda ‘terperangkap’ di pelabuhan, ada baiknya Anda gunakan waktu menunggu giliran menyeberang dengan beristirahat. Selain dapat memulihkan energi yang sudah terkuras di perjalanan sebelumnya, beristirahat juga akan meningkatkan fokus Anda selama berkendara setelah menyeberang, dengan harapan Anda akan selamat sampai di kampung halaman.

Beribadah

Ilustrasi sholat di kapal. Sumber: tempo.co

Walaupun menempuh perjalanan jauh, ibadah tetap tidak boleh ditinggalkan! Gunakan waktu senggang Anda dengan mendirikan sholat (baik wajib ataupun sunnah), mengaji, berdzikir hingga mendengarkan murottal. Selain dapat menambah pahala, beribadah juga dapat menenteramkan hati, lho! Jadi, jangan ditinggalkan ibadahnya, ya!

Memantau Informasi

Ilustrasi. Sumber: istimewa

Saat menunggu penyeberangan, Anda juga disarankan untuk memantau kondisi rute yang akan Anda lalui. Jika terpantau mulai padat, segera ambil keputusan untuk mencari rute alternatif agar waktu Anda tidak terbuang sia-sia. Anda bisa memanfaatkan siaran radio lokal, media sosial hingga aplikasi Google Maps untuk mengumpulkan informasi.

Makan

Ilustrasi. Sumber: istimewa

Jika Anda yang kebetulan sedang tidak berpuasa karena sedang berhalangan (bagi wanita) atau musafir, ada baiknya Anda untik terus mengisi perut agar terhindar dari perut kembung, mual hingga meriang. Tapi ingat, hindari makanan di tempat umum guna menghormati calon penumpang lain yang sedang berpuasa, ya!

Berlayar Saat Berpuasa? Tidak Perlu Khawatir! Simak Tips Berikut Agar Puasa Tetap Lancar

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru