Libur Lebaran telah usai, pemudik kembali ke kota masing-masing untuk menjalankan aktivitas seperti semula. Kembalinya pemudik ini baik ke ibukota atau ke kota lainnya membuat beberapa jalur Tol macet parah yang diakibatkan berbagai hal.
Baca juga: Polemik Biaya Ekstra di Top Up Kartu Uang Elektronik, Setujukah Anda?
Salah satunya terjadi di Tol Trans Sumatera menuju Bakauheni yang terkena imbas dari padatnya pelabuhan. Namun ternyata masalah bukan hanya karena imbas padatnya pelabuhan saja, tetapi ada hal lain yang penting jadi catatan, yaitu penggunaan kartu uang elektronik untuk pembayaran gerbang Tol. Dimana para pemudik banyak kehabisan saldo pada kartu uang elektronik ataupun masalah lemotnya mesin pembaca kartu (card reader) tersebut.
Salah satu kartu yang banyak digunakan adalah e-toll atau e-money yang dikeluarkan oleh Bank Mandiri. Selain hanya bisa mengisi saldo hingga Rp1 juta saja, pengisiannya pun banyak yang berpikir hanya melalui minimarket, mesin ATM, gate Tol isi ulang ataupun smartphone yang sudah di dukung NFC atau pembaca kartu uang elektronik.
Tetapi hal ini ternyata bisa di lakukan oleh pemilik kartu e-money yang dikeluarkan oleh Bank Mandiri dengan mengunduh aplikasi Mandiri Online di smartphone Android atau iOS. Caranya pun mudah, hanya tinggal memasukkan nomor kartu e-money ke pilihan di aplikasi pengisian e-money, masukkan nominal yang akan diisikan ke kartunya.
Bila ponsel pintar pemudik dilengkapi dengan NFC, maka untuk mengecek saldo, kartu tersebut hanya di tempelkan pada bagian belakang ponsel. Tetapi jika ponsel tidak dilengkapi NFC, pengguna bisa menempelkan kartu di ATM Bank Mandiri atau mini market.
Baca juga: Jelang Operasional Penuh, MRT Jakarta Perkenalkan ‘Kartu Jelajah’ untuk Transaksi
Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, saat ini pengguna kartu e-money sendiri mencapai 18 juta kartu, bahkan sebanyak 49 ruas Tol sepanjang Pelabuhan Merak samai ke Surabaya bisa menggunakannya. Tapi apakah semuanya memiliki tabungan atau rekening Mandiri? Ternyata tidak semua pemilik e-money adalah pemilik rekening Mandiri, pasalnya kartu ini terlepas dari tabungan dan bisa digunakan siapa saja baik itu untuk naik KRL, TransJakarta hingga MRT Jakarta yang baru-baru ini menjadi moda transportasi.