Pembukaan jalur kereta pada dasarnya adalah hal yang biasa, namun menjadi spesial bagi negara-negara yang terkena pembatasan akses internasional dan embargo seperti Iran. Seperti belum lama ini, jalur kereta api yang menghubungkan kota Khaf di timur Iran dengan Herat, Afghanistan Barat baru saja selesai. Ini ditandai dengan pengiriman pertama ekspor Iran yang telah tiba di Afghanistan. Pengiriman ini juga sebagai uji coba untuk melihat ada atau tidaknya masalah di jalur kereta api tersebut.
Baca juga: Perang Siber Iran Vs Israel! Kereta Bawah Tanah Israel Jadi Korban, Iran: Ini Baru Permulaan
“Pengiriman barang pertama yang diimpor dari Iran termasuk 500 ton semen memasuki negara Afghanistan melalui kereta api Herat-Khaf,” kata seorang pejabat Provinsi Herat Afghanistan yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman caspiannews.com (5/12/2020).
Pembangunan jalur kereta api ini diketahui mulai pada April 2007 lalu dengan bantuan Iran yang mengeluarkan biaya US$75 juta dan di jadwalkan selesai dua tahun kemudian atau pada tahun 2009. Namun kenyataannya tak begitu, karena beberapa hal maka pembangunan jalur kereta api ditunda hingga tahun 2020.
Jalur kereta api ini akan diresmikan dalam beberapa hari mendatang oleh presiden kedua negara. Jalur kereta api ini juga akan menghubungkan Afghanistan dengan negara-negara di Asia maupun Eropa dengan melintasi Iran.
Tak hanya itu, jalur sepanjang 130 km dari Khaf ke Herat sangat strategis yang penting karena memberikan Afghanistan akses mudah ke Pelabuhan Iran di Chabahar dan Bandar Abbas. Menurut Otoritas Kereta Api Afghanistan, kehadiran kereta api yang melintasi jalur tersebut merupakan salah satu proyek konektivitas regional penting.
Sebab memberi negara yang tidak memiliki jalur laut seperti Afghanistan ke pelabuhan di Iran, menjadikan Afghanistan punya peluang ekspor ke Eropa dan negara-negara lain. Bahkan kehadiran jalur ini, membuat lalu lintas kargo diperkirakan sekitar dua juta ton per tahun, dengan impor termasuk minyak, bahan bangunan dan makanan dan ekspor termasuk biji-bijian, buah kering, tanaman serta barang-barang medis.
Sementara itu, pengoperasian layanan penumpang melalui jalur ini masih dipertimbangkan. Dari studi awal, jika digunakan untuk lalu lintas penumpang bisa mengangkut mencapai 321 ribu penumpang dalam setahun. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan pada 3 Desember bahwa sementara kereta api Khaf-Herat akan diresmikan dalam beberapa hari mendatang sebagai simbol kerja sama yang hebat antara kedua negara.
Ekspor Iran ke Afghanistan diproyeksikan mencapai $2,7 miliar pada Maret 2021. Teheran telah menghabiskan jutaan dolar untuk proyek pembangunan dan rekonstruksi di Afghanistan, membangun ratusan kilometer jalan raya, serta rel kereta api dan bendungan selama delapan tahun terakhir.
Baca juga: Meski dalam Tekanan Ekonomi, Iran Sukses Luncurkan Lokomotif Berbahan Bakar Ganda Pertama
Afghanistan juga sangat bergantung pada Iran untuk kebutuhan energinya. Pasokan energi Iran, termasuk listrik, sebagian besar tersedia di bagian barat Afghanistan di mana keamanan infrastruktur transfer dapat dijamin dengan baik.