Seorang penumpang tertidur dalam gerbong kereta api dan terjebak selama semalaman karena pintu terkuci dan apesnya baterai ponsel habis. Kisah luar biasa unik ini terjadi pada Minggu (22/12/2019), di mana seorang penumpang naik kereta dari Stasiun Be’er Sheva Center di Jalur Negev Barat, Israel.
Baca juga: Tertidur Sepanjang Perjalanan, Penumpang Air Canada Terbangun dalam Kabin Gelap dan Kosong
Ketika kereta masuk ke Stasiun Ashdod penumpang tersebut tertidur. Ketika penumpang terbangun di tengah malam di stasiun kereta Ra’anana, mendapati dirinya berada di gerbong yang terkunci. Baterai teleponnya habis dan dia tidak dapat menghubungi keluarga atau layanan darurat untuk meminta bantuan.
Dia baru bisa keluar dari gerbong kereta setelah stasiun mulai beroperasi pada pagi hari. Keluarnya penumpang dari gerbong setelah terkunci semalaman mebuat para pekerja kaget. KabarPenumpang.com melansir laman ynetnews.com (14/1/2020), padahal petugas Israel Railways selalu menyisir setiap gerbong sebelum mengunci dan mematikan lampu kereta.
Penyisiran tersebut dilakukan untuk melihat apakah ada barang penumpang yang tertinggal atau penumpang yang salah stasiun. Namun dari laporan inspektur kereta, dirinya tidak menemukan penumpang pria tersebut saat melakukan penyisiran. Padahal dia sudah memeriksa keseluruhan termasuk toilet.
Kasus yang janggal ini kemudian membuat adanya laporan yang menyatakan bahwa inspektur kereta tidak melakukan penyisiran secara penuh seperti protokol yang ada. Karena hal ini, Israel Railways meminta untuk memperbaharui dan mengganti inspektur tersebut dengan yang lainnya serta melakukan kolaborasi dengan keamanan stasiun.
Hal tersebut dilakukan agar kasus unik seperti ini tak lagi terulang dan penyisiran setiap gerbong dilakukan dengan benar sebelum mengunci kereta. Israel Railways mengatakan bahwa kasus ini akan diselidiki dan prosedur pemindaian untuk semua kru kereta api telah dipertajam. Diketahui kereta tersebut tiba diperhentian terakhir pukul 00.57 waktu setempat dan inspektur langsung memindai.
Baca juga: Dua Hari Meninggal di Toilet Baru Ditemukan Karena Salah Nomor Kereta
Hal seperti ini juga pernah terjadi pada seorang penumpang wanita yang tertidur di pesawat Air Canada dan bangun dengan kabin dalam keadaan gelap serta kosong. Tiffani Adams, dalam penerbangan singkat 90 menit antara Kota Quebec dan Bandara Internasional Toronto Pearson (Kanada) ketika ia tertidur. Kemudian merasakan dirinya terbangun dalam pesawat yang sudah kosong tersebut.
Saat bangun dirinya kedinginan dan tanpa sarana untuk menghubungi siapapun karena baterai ponsel yang habis. Kemudian Tiffani menuju kokpit dan menemukan sebuah senter dan mengarahkannya keluar. Untungnya ada seorang petugas kereta bagasi yang melihatnya dan berhasil membuka pintu untuk menolong Tiffani.