AirAsia Indonesia boleh saja berbangga diri. Maskapai yang baru saja merilis logo baru tersebut diketahui mengoperasikan rute terpendek A320 di dunia, antara Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali dan Bandara Internasional Praya di Lombok dengan jarak sekitar 122 km atau 15 hingga 25 menit perjalanan. Namun, salah satu rute domestik terpendek di dunia itu bukanlah yang tersibuk.
Baca juga: Emirates Operasikan A380 dengan Rute Terpendek di Dunia, Jaraknya Setara Jakarta – Pangandaran!
Dilansir Simple Flying, dari daftar 10 rute domestik tersibuk di dunia, delapan di antaranya boleh saja berada di Asia, tetapi tak satupun melibatkan AirAsia. Menariknya, empat dari rute tersibuk domestik tersebut ada di Jepang.
Tak cukup sampai di situ, yang jauh lebih menarik lagi, dari ke-empat rute domestik tersibuk di dunia yang ada di Jepang, seluruhnya melibatkan Bandara Internasional Haneda, Tokyo; mulai dari Bandara Chitose Baru Sapporo-Haneda, Bandara Fukuoka-Haneda, Bandara Okinawa-Haneda, dan Bandara Internasional Haneda Tokyo-Bandara Internasional Itami Osaka.
Masuknya Bandara Chitose Baru Sapporo-Haneda, Bandara Fukuoka-Haneda, dan Bandara Okinawa-Haneda tentu tak terlalu mengejutkan, mengingat wilayah tersebut terpaut cukup Jauh. Haneda, Tokyo berada di tengah dari gugusan kepulauan di Jepang, sedangkan mereka, berada di atas dan di bawah Haneda. Namun, tidak demikian dengan salah satu rute domestik tersibuk di dunia antara Bandara Internasional Haneda Tokyo-Bandara Internasional Itami Osaka, yang juga sama-sama berada di tengah daratan Jepang.
Secara jarak, kedua bandara tersebut berjarak hanya sekitar 400 km atau kurang lebih setara jarak Jakarta-Semarang. Di tahun 2019 lalu, Official Airline Guide (OAG) sebagai penyedia data perjalanan global mencatat, ada sekitar 7.248.300 penumpang yang melakukan perjalanan antara kedua bandara ini. Dengan traffic sebanyak itu, rute tersebut pun bercokol di posisi ke-10 daftar rute domestik tersibuk di dunia.
Sejauh ini, ada dua maskapai yang aktif melayani rute tersebut, yakni Japan Airlines dan All Nippon Airways (ANA). Di masa pandemi virus Corona seperti sekarang ini, jumlah traffic memang menurun dratis, namun, tetap bergairah. Hal itu setidaknya terlihat dari armada yang dikerahkan maskapai dalam rute tersebut.
Penerbangan di rute tersebut pada 27 Oktober, misalnya, dari 21 penerbangan oleh Japan Airlines dan ANA, hanya dua penerbangan yag menggunakan pesawat lorong tunggal (Boeing 737 dan Airbus A321). Sisanya, maskapai mengerahkan armada widebody mereka, seperti pesawat widebody dengan lebar terkecil di dunia Boeing 767 dan 787 Dreamliner.
Baca juga: Ternyata Penerbangan (Rute) Terpendek Airbus A320 Ada di Indonesia
Dari segi ekonomi, masuknya rute tersebut ke dalam daftar 10 rute domestik tersibuk di dunia tentu tak mengherankan, mengingat Osaka dan Tokyo merupakan dua kota berpenduduk terbesar di Jepang. Namun, bila dilihat dari segi kemudahan akses, tak seharusnya rute tersebut menduduki posisi seperti sekarang ini dalam kaitannya dengan rute domestik tersibuk.
Selain bisa ditempuh menggunakan pesawat, dengan jarak tempuh sekitar 1 jam 10 menit, Itami-Haneda juga bisa ditempuh dengan menggunakan kereta peluru atau Shinkansen selama 2 jam 30 menit. Tetapi, dalam kondisi tertentu, Shinkansen bisa melahap Itami-Haneda atau Osaka-Tokyo hanya dalam 10 menit. Belum lagi kemudahan keluar-masuk stasiun -dibanding bandara- seharusnya kereta lebih diminat, sekalipun dengan harga sedikit lebih mahal.