Ada pemandangan tak biasa pada perjalanan kereta api khususnya lintas Jakarta Kota – Tanjung Priok hari ini (16/6). Menggunakan rangkaian Kereta Luar Biasa (KLB) sebanyak 2 kali perjalanan pulang pergi bersama rombongan khusus VVIP. Rangkaian KLB yang terdiri dari 2 lokomotif, 4 kereta kelas ekonomi premium, 1 pembangkit, dan 1 kereta wisata Toraja yang menemani perjalanan rombongan tersebut. Namun, perjalanan kereta api ini bukan sembarangan. Rangkaian ini digunakan untuk simulasi/latihan bersenjata para TNI dan Paspampres. Simulasi dilakukan antara petak Stasiun Kampung Bandan dengan Stasiun Ancol.
Baca juga: Sambut Peresmian, Kereta Luar Biasa “Konvoi” ke Stasiun Garut
Susunan rangkaian pun dibuat unik, yaitu bagian depan lokomotif bernomor seri CC 201 92 19 diikuti dengan rangkaian bagian depan 2 kelas ekonomi premium, lalu diikuti 1 kereta kelas wisata Toraja kemudian ditambah 2 kereta ekonomi kelas premium dan disambung dengan kereta pembangkit, lalu yang paling belakang adalah lokomotif bernomor seri CC 201 04 06. Masyarkat pun tak dapat menduga bahwa simulasi pengamanan bersenjata dilakukan di kawasan Pademangan Barat, Jakarta Utara. Perjalanan KRL dengan rute ini pun tidak terlalu terganggu, karena tidak banyak KRL yang melintas.
Dengan dilakukan sistem pengamanan dari rombongan Paspampres dan TNI ini guna untuk mengurangi bahkan memberantas dari sistem kejahatan yang tidak bisa diduga. Simulasi menggunakan fasilitas kereta api pun telah dilakukan agar dalam menggunakan transportasi khususnya kereta api makin terasa nyaman dan aman. Mengingat masyarakat Indonesia mayoritas sebagai pengguna setia kereta api dalam melakukan perjalanan dimana pun dan kapan pun. (PRAS – Cinta Kereta Api)