Mungkin sebagian dari Anda masih ingat dengan prosesi pelamaran seorang awak kabin maskapai Emirates di atas ketinggian 33.000 kaki ketika dirinya tengah bertugas beberapa bulan yang lalu. Ya, berita ini sempat menjadi bahan perbincangan khalayak ramai dan dengan cepat menyebar beberapa saat setelah video pelamaran tersebut diunggah ke laman Youtube.com. Reaksi para penonton pun beragam, namun didominasi oleh mereka yang mengatakan bahwa hal tersebut merupakan sesuatu yang sangat romantis.
Baca Juga: So Sweet! Pramugari Emirates Dilamar di Udara
Nah, ternyata kejadian serupa juga berulang pada maskapai China Eastern Airlines, dimana seorang awak kabinnya dilamar oleh sang kekasih ketika tengah bertugas. Sebagaimana yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, prosesi pelamaran ini juga sontak jadi bahan perbincangan netizen setelah diunggah oleh pemilik akun Pear Video ke laman Youtube.com. Dalam video yang diunggah tersebut, tampak seorang penumpang laki-laki yang ternyata adalah kekasih dari sang awak kabin, berlutut di hadapan sang awak kabin dan melamarnya.
Diketahui, momen romantis ini tejadi di dalam penerbangan China Eastern Airlines di rute penerbangan Xi An ke Yinchuan, Cina pada Kamis, 13 September 2018 silam.
“Saya sungguh tidak menyangka pacar saya akan melamar saya di penerbangan ini. Terima kasih kepada Anda semua yang telah menjadi saksi,” ujar sang awak kabin melalui microphone yang tersambung ke seluruh bagian pesawat.
Sontak, semua penumpang yang berada di dalam penerbangan tersebut merasa tersentuh dan terharu melihat “penggalan cerita dari drama cinta remaja” ini – bahkan di dalam video tersebut, tampak beberapa orang penumpang sampai-sampai mengelap air matanya saking terharu.
Namun siapa sangka ujung dari kisah romantis ini berujung tidak terlalu manis. Siaran televisi lokal setempat, Liaoning TV menyebutkan bahwa sang awak kabin yang baru saja menyandang predikat sebagai tunangan penumpang yang ia angkut tersebut dipecat oleh pihak maskapai, sesampainya mereka di Yinchuan.
Baca Juga: Punya Nama Valentine? Bisa Terbang Gratis ke Islandia Lho!
Keputusan China Eastern Airlines ini terpaksa ditempuh karena mereka beranggapan bahwa sang pramugari telah mengabaikan keselamatan penumpang. Dalam sebuah keterangan tertulis, pihak China Eastern Airlines mengatakan bahwa tindakan lamaran di dalam pesawat itu telah menyebabkan gangguan dan sebuah tindakan tidak bertanggung jawab yang bisa membahayakan penumpang.
Duh, kalau sudah seperti ini sih mungkin judul yang tepat untuk cerita ini adalah “Lamaran Berujung PHK” mungkin, ya?