Musim pesta bola telah tiba usai laga perdana Piala Dunia 2022 di Qatar digelar semalam. Sebagai negera yang banyak melahirkan pemain sepak bola andal, atmosfer Piala Dunia di Brasil sangat kental.
Baca juga: 4 Menu Bersejarah Hadir dalam Penerbangan ‘Imajinasi’ Fokker 100 ‘PanAm Brasil’
Tahun ini, para penggemar sepak bola di Negeri Samba itu bisa mengisi agenda selama gelaran Piala Dunia 2022 dengan menempelkan stiker koleksi atau edisi Piala Dunia tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya ke sebuah pesawat yang bertengger di rooftop sebuah pusat perbelanjaan (mall).
Pesawat tersebut memang sengaja dihadirkan sang pemilik mall untuk menjadi salah satu spot warga dalam menyalurkan riuh-riak semarak Piala Dunia dengan cara menempelkan stiker ke badan pesawat dan membagikannya di media sosial. Selain itu, tentu saja itu dilakukan untuk menarik minat warga berkunjung ke mall tersebut.
Dilansir Simple Flying, pesawat Boeing 737-200 tersebut sebelumnya beroperasi untuk salah satu maskapai tua di Brasil, VASP Viação Aérea São Paulo. Setelah dinyatakan pailit dan bangkrut, pesawat tersebut kemudian diangkut ke salah satu mall di Contagem, negara bagian Minas Gerais, Brasil.
Meski melalui proses perizinan yang rumit dan prosedur pemindahan pesawat dari hanggar ke rooftop, ini dilakoni sang pemilik mall, Mário Valadares, demi menyalurkan hobinya terhadap penerbangan.

Tak lupa, sebagai pebisnis, ia tetap memaksimalkan pesawat tersebut sebagai media promosi mall-nya yang mulai ditinggal pengunjung lantaran kehadiran mall atau pusat perbelanjaan lain yang lebih baru dan megah.
Boeing 737-200 pernah menjadi salah satu pesawat yang paling banyak diproduksi. Saat tiba di Brasil pada tahun 1969, bersama tiga pesawat lain yang tergabung dalam barisan armada VASP, pesawat, dalam hal ini Boeing 737-200, diserbu warga lantaran itu adalah kali pertama pesawat tersebut mampir di Amerika Selatan.
Selama bersama VASP, Boeing 737-200 itu memiliki callsign ‘Sucatinha’ dan menjadi salah satu ikon maskapai. Bagaimana tidak, semasa beroperasi, pesawat itu pernah mengangkut berbagai mantan presiden Brasil, mulai dari Ernesto Geisel, João Figueiredo, José Sarney, Fernando Collor, Itamar Franco, Fernando Henrique Cardoso, dan Luiz Inácio Lula da Silva.
Tak hanya itu, Paus Yohanes Paulus II yang pernah mengunjungi Brasil pada tahun 1980, juga pernah menumpangi pesawat ini.
VASP memang bukan maskapai baru kemarin. Diketahui, maskapai ini sudah berdiri sejak November 1933 oleh sekitar 70 investor. Dalam perjalanannya, maskapai ini banyak didera masalah keuangan sehingga pemerintah turun tangan dan membeli 91 persen saham maskapai.
Hingga tahun 1980-an, maskapai milik pemerintah itu menjadi salah satu operator maskapai terbesar di Brasil, sebelum akhirnya diprivatisasi kembali oleh pengusaha Wágner Canhedo pada tahun 1990-an.
Sejak saat itu, maskapai mulai berekspansi ke lebih banyak rute domestik dan internasional sampai ke Asia dan Eropa. Namun, seiring waktu, maskapai kembali mengalami masalah keuangan dan puncaknya saat pandemi Covid-19 maskapai mulai melelang pesawatnya sampai akhirnya dinyatakan bangkrut.