Kendati pihak Airbus baru saja mendapatkan isu tentang kenyamanan penumpang pada varian A321XLR yang baru dirilisnya pada perhelatan Paris AirShow 2019 kemarin, tapi itu tidak menyurutkan asa dari maskapai asal Australia, Qantas untuk memesan total sebanyak 36 unit pesawat tersebut. Dari total 36 pesanan Qantas tersebut, sebenarnya pihak maskapai hanya memesan 10 armada tambahan saja, dan 26 unit sisanya merupakan konversi dari pesanan terhadap varian A321neo yang sudah terlebih dahulu diajukan oleh The Flying Kangaroo.
Baca Juga: Di Paris AirShow 2019 Airbus Perkenalkan A321XLR, Apa Saja Keunggulannya?
Penambahan pesanan dari pihak Qantas ini menandakan pertumbuhan pada keluarga A320, dari 99 unit menjadi 109 unit. KabarPenumpang.com mengutip dari laman simpleflying.com (19/6/2019), pihak Qantas rencananya akan mulai menoperasikan varian ini pada pertengahan tahun 2024 mendatang – seiring dengan pengiriman perdana dari model ini. Jika tidak ada aral melintang, maka di masa yang akan datang, Qantas akan mengoperasikan 28 unit pesawat Airbus A321LR, 36 unit pesawat Airbus A321XLR, dan 45 unir pesawat A320neo.
Terkait dengan pemesanan ini, CEO dari Qantas, Alan Joyce mengatakan bahwa pihak maskapai akan mulai mempertimbangkan untuk mengoperasikan rute yang memiliki permintaan rendah, dimana ini berjalan beriringan dengan daya angkut dari pesawat yang juga tidak terlalu besar.
“Nantinya A321XLR mungkin akan terbang dari Cairns menuju Tokyo atau dari Melbourne menuju Singapura, dimana penerbangan semacam ini tidak bisa dilakukan oleh pesawat narrow-body generasi sebelumnya,” terang Alan.
“Tentunya hal seperti ini akan mengubah pola perekonomian dari sejumlah rute potensial yang ada di kawasan Asia, dan ini akan sangat menarik untuk ditekuni jika dilihat dari segi finansialnya,” imbuhnya.
Alan juga menambahkan bahwa dirinya belum bisa memutuskan di rute mana saja A321XLR akan beroperasi, “karena baik kami maupun JetStar memiliki banyak rute potensial yang dapat dilayani oleh varian terbaru dari Airbus ini,”
Baca Juga: ‘Curi’ Pasar Boeing, Airbus Genjot Produksi A321XLR
Tidak hanya pihak Qantas saja yang langsung memesan atau mengkonfersi pesanannya terhadap A321XLR – pun dengan salah satu maskapai terbesar asal Negeri Paman Sam, American Airlines. Maskapai ini diketahui mengkonversi 30 pesanan A321neo-nya menjadi A321XLR dan menambah sekitar 20 unit tambahan.
Tapi jika dipikir-pikir, bukankah hadirnya varian A321XLR ini lambat laun akan menenggelamkan bisnis penerbangan codeshare yang selama ini diberlakukan oleh banyak maskapai, dimana salah satu latar belakang dari munculnya bisnis penerbangan codeshare ini adalah soal moda yang memiliki daya angkut rendah, namun bisa melakoni penerbangan jarak jauh.