Terkait pemakaian masker di dalam penerbangan, saat ini tak semua maskapai mengamanatkan tetapi beberapa hanya merekomendasikannya pada penumpang. Hal tersebut kemudian membuat Sara Nelson, Presiden Internasional dari Association of Flight Attendants-CWA angkat bicara dan mengatakan tentang pentingnya pemerintah mengeluarkan kebijakan menggunakan masker secara seragam.
Baca juga: Pengamat Penerbangan: Kalau Sudah Pakai Masker Semua, Kenapa Harus Jaga Jarak?
“Tidak masuk akal Federal Aviation Administration (FAA) belum melakukan ini dan bahwa Departement of Transportation (DOT) belum mengambil peran kepemimpinan di sini. Pada 12 September 2001 (setelah serangan teroris), ada perubahan peraturan keamanan dan kita di sini sudah memasuki penyebaran virus dan masih belum ada mandat dari pemerintah federal. Kami benar-benar butuh dukungan dari pemerintah,” kata Sara.
Sebab menurut Sara, mengharuskan penumpang menggunakan masker dengan aturan yang jelas adalah untuk keselamatan dan kesehatan penumpang maupun awak pesawat.
“Kebijakan masker ini penting. Ini adalah item paling kritis yang akan membantu membatasi risiko penyebaran virus. Kami benar-benar mendorong maskapai untuk melakukan itu ketika pemerintah federal tidak meningkatkannya,” jelas Sara.
Dia menambahkan, dengan aturan jelas menggunakan masker, terlihat ada penurunan kasus terinfeksi pada awak kabin. Meski begitu maskapai harus lebih jelas terkait bagaimana orang seharusnya menggunakan masker dan etiket penggunaan masker seperti apa ketika harus makan atau minum sehingga semuanya membuat aman.
“Kami memang memiliki orang-orang yang menentang hal itu dan tidak ingin memakai masker, dan maskapai mengatakan mereka akan dilarang terbang, tetapi kami membutuhkan lebih banyak dukungan dari pemerintah federal. Kami memiliki pramugari yang baru saja diserang kemarin, dan yang bisa dia lakukan hanyalah mengajukan tuntutan sendiri,” jelasnya.
Selain itu seorang awak kabin Matthew Cook mengatakan bagaimana cara ia berinteraksi dengan penumpang yang menolak untuk memakai masker.
“Kamu sedang mengobrol. Kamu berusaha membuatnya semudah mungkin. Katakan saja, ‘Ini bukan hanya tentang kamu. Ini tentang semua penumpang kami dalam penerbangan kami,” ujar Matthew.
Tindakan lain yang disarankan oleh awak kabin yang harus dilakukan penumpang saat terbang adalah mencuci tangan, menyeka meja nampan, sandaran tangan dan kursi, dan mempersiapkan anak-anak yang bepergian dengan memberi tahu mereka bagaimana penerbangan ini akan berbeda dari biasanya. Beberapa maskapai juga telah mencoba kebijakan seperti memblokir kursi tengah untuk menegakkan jarak sosial, tetapi mengatakan itu tidak berkelanjutan secara finansial.
“Dari sudut pandang bisnis, mereka harus bertahan, dan saya ingin mereka bertahan karena saya ingin dipekerjakan datang pada musim gugur, tetapi dari sudut pandang individu, ya, saya akan senang jika kita membatasi jumlah penumpang saat ini,” pramugari Mitra Amirzadeh memberi tahu Costello.
Baca juga: Serikat Pekerja Awak Kabin di AS Minta Semua Orang Gunakan Masker di Bandara dan Kabin Pesawat
Association of Flight Attendants juga meminta perpanjangan ketentuan dari undang-undang CARES federal yang disahkan pada bulan Maret yang mengalokasikan hibah untuk maskapai komersial untuk tujuan menjaga karyawan dalam daftar gaji dengan upah dan tunjangan selama pandemi. Program ini telah mencegah PHK massal dan cuti, tetapi akan berakhir pada akhir September.