Sunday, April 6, 2025
HomeHot NewsPre-Flight Checks, Tugas Pertama Awak Kabin dan Paling Penting, Bagaimana Bisa?

Pre-Flight Checks, Tugas Pertama Awak Kabin dan Paling Penting, Bagaimana Bisa?

Terlepas dari besarnya pundi-pundi rupiah yang dibawa pulang serta pengalaman jalan-jalan di banyak destinasi wisata di seluruh dunia selama layover, pramugari atau awak kabin pada umumnya memilki segudang tugas. Namun, dari kebanyakan itu, tugas pertama dan paling penting awak kabin adalah pre flight check.

Baca juga: Terungkap! Pramugari Selalu Bohong Saat Penumpang Tanyakan Hal Ini

Pre flight check oleh awak kabin sendiri terdiri dari tiga hal; security check, safety check, dan safety equiptment check.

Security check adalah hal pertama dan paling mendasar yang harus dilakukan oleh awak kabin saat menaiki pesawat. Ini biasanya akan diawali dengan men-scanning kabin dengan gerakan memutar untuk memastikan semua area aman dan tidak ada barang-barang yang seharusnya tidak ada di kabin.

Pun sebaliknya, sebagai bagian dari security check, awak kabin atau pramugari/pramugara harus mengecek seluruh perlengkapan dan peralatan yang seharusnya ada di kabin, seperti jaket pelampung, masker oksigen, kartu petunjuk keselamatan di seatback atau seat pocket, seat belt, dan lain sebagainya.

Setelah seluruh kabin dan barang-barang yang tidak mesti serta mesti ada di kabin aman, awak kabin akan lanjut mengecek toilet, seperti water heater, saluran pembuangan air, flush, smoke detector atau sensor asap, dan lainnya. Area galley dan crew jump seat juga termasuk dalam list security check yang mesti diperiksa secara menyeluruh.

Semua cart dan atlas boxed dari katering harus dalam keadaan tersegel dan tidak ada yang rusak. Area pintu harus benar-benar bebas dari segala halangan.

Usai security check, awak kabin akan beranjak melakukan safety check. Sebetulnya ini masih linear dengan security check. Dalam safety check, awak kabin biasanya mengecek apakah harness berfungsi dan dipasang dengan benar. Passenger address system, evacuation alarm, dan emergency lights juga dicek dan dipastikan semuanya berfungsi dengan baik.

Beberapa pesawat bahkan menuntut awak kabin untuk turut mengecek slide pressure gauge pada pintu utama maupun pintu emergency.

Hal terakhir yang harus dicek adalah safety equiptment atau safety equiptment check. Sebagaimana namanya, sekilas ini seperti ada kesamaan dengan security check yang memeriksa perlengkapan keselamatan. Bedanya, jika security check fokusnya untuk kebutuhan penumpang, pada safety equiptment check untuk kebutuhan awak kabin.

Peralatan keselamatan tersebut seperti PBE (protective breathing equipment) atau biasa juga disebut smoke hood karena fungsinya untuk menembus ruang berasap saat kebakaran, torch, fire gloves, dan alat pemadam api. Itu semua harus dicek ketersediaan dan fungsinya sebelum pesawat mengudara.

Baca juga: Bagaimana Pramugari Beri Pertolongan Pertama ke Penumpang di Pesawat?

Pada pesawat narrowbody yang tidak ada layar IFE, biasanya awak kabin akan melakukan safety demonstration sebelum pesawat lepas landas. Semua peralatan dan perlengkapan itu juga harus dicek ketersediaannya.

Item lain yang termasuk dicek adalah life raft, extension seat belt dan infant seatbelt atau sabuk pengaman bayi, extra life jacket untuk dewasa, anak-anak, rakit bayi, fire containment bag atau tas penahan api, kotak P3K, AED (automated external defibrillator), ELT (emergency locator transmitter), dan lainnya. Demikian dikutip dari Simple Flying.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru