Pesawat jet komersial terbesar di dunia mungkin sudah biasa didengar. Siapa lagi kalau bukan Airbus A380 superjumbo. Kompetitor abadi Airbus asal Amerika Serikat (AS), Boeing, juga punya Boeing 747 Queen of the Skies sebagai pesawat jumbo setingkat di bawah A380.
Baca juga: Emirates Operasikan A380 dengan Rute Terpendek di Dunia, Jaraknya Setara Jakarta – Pangandaran!
Demikian juga untuk pesawat terpanjang di dunia yang dipegang oleh Boeing 777-9X, dengan panjang mencapai 76,7 m, disusul oleh Airbus A350-1000 dengan panjang sekitar 73,79 meter, mungkin sudah lumrah didengar. Tetapi, kebalikan dari itu, siapa di antara Anda yang pernah mendengar pesawat jet komersial terpendek di dunia?
Sebelum membahas lebih jauh, pesawat jet komersial terpendek di dunia dalam artikel ini hanyalah pesawat yang pernah digunakan oleh maskapai penerbangan dalam layanan berjadwal.
Diwartakan dari Simple Flying, Airbus tercatat punya pesawat terkecil sepanjang sejarah berdirinya perusahaan. Pesawat tersebut adalah Airbus A318 “Baby Bus”. Pesawat dari keluarga A320 itu bahkan masih lebih kecil dari Airbus A220-100 (tipe terkecil) dengan hanya memiliki panjang 31,44 meter, terpaut sekitar tiga meter lebih dari A220-100 dengan panjang 35 meter.
Tak kalah dengan Airbus, Boeing juga punya pesawat jet komersial terkecil sepanjang beridirinya perusahaan, yakni Boeing 737-100. Sayangnya, pesawat dengan panjang hanya 28,35 meter sudah tak lagi beroperasi dan digantikan dengan saudara kembarnya, Boeing 737-200 dengan panjang 30,53 meter dan masih terus beroperasi hingga saat ini.
Namun, baik pesawat terkecil dari Boeing dan Airbus, rupanya masih belum sanggup bertengger di puncak daftar pesawat terpendek di dunia.
Boeing dan Airbus masih kalah dengan De Havilland Comet One, pesawat jet komersial pertama di dunia dengan panjang hanya 28 meter, sedikit lebih pendek ketimbang BAC One-Eleven yang hanya memiliki panjang sekitar 28,50 meter. Pesawat besutan pabrikan asal Inggris itu (De Havilland Comet One) juga masih lebih pendek dibanding pabrikan asal Rusia, Sukhoi Superjet 100 yang memiliki panjang 29,94 meter.
Melewati pabrikan asal Rusia, Perancis, Amerika Serikat, dan Inggris, pabrikan pesawat asal Brasil, Embraer punya pesawat jet komersial yang lebih pendek dari pesawat-pesawat mereka. Pabrikan yang nyaris diakuisisi oleh Boeing itu punya varian pesawat terpendek, ERJ135, dengan panjang hanya 26,33 m.
Baca juga: Juancho E. Yrausquin Airport, Bandara Terkecil dengan Runway Terpendek di Dunia
Akan tetapi, ERJ135 masih tak cukup pendek dibanding Fairchild Dornier 328-300JET. Pesawat besutan perusahaan asal Jerman itu memiliki panjang sekitar 21,11 meter, yang masih bisa dikalahkan oleh pesawat bekas Uni Soviet, Yakovlev Yak-40. Pesawat yang saat ini kepemilikannya jatuh ke tangan Slovakia ini hanya memiliki panjang sekitar 20 meter.
Meskipun demikian, Yakovlev Yak-40 bukanlah pesawat jet komersial terpendek di dunia. Di bawahnya, masih ada lagi pesawat warisan Jerman Barat yang bertengger di puncak daftar pesawat komersial terpendek di dunia, yakni VFW-Fokker 614 dengan hanya 20,6 meter. Walaupun pendek, pesawat yang diproduksi saat era Jerman Barat itu mampu mengangkut 40-44 penumpang, jauh lebih banyak dari Fairchild Dornier 328-300JET dan Embraer ERJ135.