KA Lokal dengan rute Rangkasbitung-Merak akhirnya kembali normal. Sebelumnya kereta ini melayani rute hanya Rangkasbitung sampai dengan Cilegon saja. Guna informasi mengenai hal tersebut untuk mencegah penumpukan penumpang di Stasiun Merak.
KA Lokal yang seharga Rp3.000 ini sekarang bisa melayani penumpang hingga Stasiun Merak. Ini karena pemerintah sudah melihat kondisi masyarakat yang saat ini tengah ramainya arus balik dari kampung halaman khususnya dari Pulau Sumatera. Pelabuhan Merak masih terlihat ramai, namun tak sepadat arus mudik pada beberapa hari yang lalu.
Menurut data dari PT KAI Daerah Operasi I Jakarta menyebutkan bahwa jumlah pengguna kereta api tujuan Stasiun Merak pada (31/3) kemarin atau hari Raya Idul Fitri tercatat ada 2.161 orang. Adapun selama masa angkutan Lebaran 2025, tercatat 119.001 orang yang menggunakan kereta api Merak. Stasiun pun merupakan satu-satunya yang sangat diminati masyarakat karena terjangkaunya dengan akses langsung ke Pelabuhan Merak.
Imbauan KAI: Mulai 25 Maret Perjalanan KA Lokal Merak Hanya Sampai Stasiun Cilegon
Lalu untuk Stasiun Rangkasbitung tercatat bahwa sebagai stasiun terpadat mencapai 54.614 orang yang berangkat dan 45.035 orang yang turun. Kemudian layanan operasional kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Rangkasbitung disesuaikan pada 25-30 Maret 2025. Sebab pada periode tersebut diprediksi ada lonjakan pengguna jasa kendaraan (pemudik berkendara) yang akan memasuki Pelabuhan Penyeberangan Merak.
Saat kembalinya operasional KA Lokal dari Rangkasbitung hingga Merak ini penumpang bisa kembali layanan di beberapa stasiun yang sebelumnya hanya beroperasi hanya Stasiun Cilegon. Stasiun-stasiun yang melayani tersebut meliputi Stasiun Krenceng sampai Stasiun Merak. Pelayanan naik dan turun stasiun tersebut sudah bisa kembali dirasakan.
Stasiun Merak, Pilihan Integrasi Lintas Moda Penumpang Kapal Ferry
Untuk Stasiun Krenceng sendiri merupakab stasiun yang cukup padat dengan penumpang yang merupakan akses dari dan menuju wilayah Anyer menggunakan sarana transportasi jalan raya. Meski stasiun ini terbilang kecil, okupansi penumpang pun cukup banyak baik naik dan turun penumpang.
Dengan dinormalkan kembali rute Rangkasbitung hingga Merak, KAI Commuter juga mengimbau pengguna agar selalu berhati-hati terhadap barang bawaan, meletakkannya di rak bagasi, serta memastikan anak-anak tetap dalam pengawasan saat berada di dalam kereta maupun di stasiun. Selain itu, penumpang disarankan untuk tidak terburu-buru saat turun dari kereta dan memberikan prioritas bagi penumpang yang hendak turun lebih dahulu.
Kisah Stasiun Cilegon, Selain Penumpang Juga Sibuk dengan Langsiran Gerbong Era PJKA