Terhitung sejak tahun 2020 mendatang, beberapa bus listrik di London akan menghasilkan suara buatan saat beroperasi di kecepatan rendah. Suara ini diciptakan cukup spesifik, dimana dipercaya akan memberikan suguhan luar biasa kepada setiap pendengarnya di jalan. Adapun suara-suara yang dinilai menakjubkan ini diciptakan oleh Zelig Sound, perusahaan asal London yang dikabarkan sudah menjalin kerja sama dengan Transport for London sejak tahun 2018 silam.
Baca Juga: “Terlalu Senyap,” Transport for London Aplikasikan Suara Khusus Pada Bus Listrik
Adapun suara ini diperkenalkan sebagai tanggapan terhadap undang-undang terbaru dari Uni Eropa yang menetapkan bahwa semua kendaraan listrik (Electronic Vehicle/EV) harus menghasilkan suara buatan di saat mesin-mesin dari kendaraan jenis baru ini tergolong sangat sunyi – terutama ketika tengah bergerak di kecepatan minim. Ya, tentu saja hal seperti ada baik, dan ada buruknya. Baiknya adalah ketika kendaraan sudah tidak lagi menghasilkan polusi suara – sedangkan sisi buruknya adalah kendaraan minim suara semacam ini bisa saja menghasilkan satu ancaman bagi para pengguna jalan. Jika kurang waspada, bukan tidak mungkin jika para penyebrang jalan yang kurang waspada akan tertabrak karena tidak mendengar ada bus listrik di dekat mereka.
Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman theverge.com (20/12), nantinya nada dasar yang akan dikeluarkan oleh kendaraan listrik ini adalah F# maj7, dimana nada ini dinilai lembut. Ketika bus mulai bergerak dari posisi berhenti, maka nada yang dihasilkan akan berubah ke C sebanyak tiga ketukan.
Di Uni Eropa, peraturan menyebutkan bahwa sebuah kendaraan harus mengeluarkan bebunyian yang setara dengan 56 dB ketika bergerak di kecepatan 20 km per jam. Hal ini ditujukan agar pengguna jalan yang ada di sekeliling kendaraan bisa mendengar – setidaknya lebih keras dari deru angin dan suara bising dari kendaraan lain.
Baca Juga: Dari London, Telah Meluncur Bus Tingkat Bertenaga Listrik Pertama di Dunia
Rencananya, otoritas transportasi bus di London akan memperkenalkan layanan ini secara bertahap di tahun 2020. Sebanyak 100 rute pertama di dalam London akan memasuki masa uji coba pada Januari hingga Juni, dimana selanjutnya rute akan diperluas pada masa selanjutnya.