Perkembangan jaman ternyata tidak hanya menyasar peningkatan kenyamanan dan keamanan penumpang saja, melainkan juga tentang memudahkan keterjangkauan fungsi dari sebuah fasilitas umum. Seperti jalur yang ditempuh oleh pihak berwenang di Swedia, dimana salah satu kota besar yang ada di sana akan mulai memperkenalkan perpustakaan berjalan yang menggunakan armada bus listrik. Selain memudahkan keterjangkauan dari perpustakaan tersebut, penggunaan bus listrik di sini juga menjadi sorotan – turut berperan dalam meminimalisir polusi udara.
Baca Juga: Books On a Bus, Perpustakaan Mobile yang Sambangi Daerah Berpenghasilan Minim
Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman electrive.com (12/2/2019), Perpustakaan Kota Gothenburg dikabarkan akan menggunakan dua buah armada Volvo e-bus yang akan berperan sebagai perpustakaan keliling. Menurut rencana, pihak perpustakaan akan mulai mengoperasikan perpustakaan keliling ini pada musim panas 2020 mendatang. Perusahaan asal Finlandia, Kiitikori dikabarkan akan merancang interior dari dua bus listrik Volvo 7900.
Perancangan itu sendiri tidak hanya sebatas interior, penyusunan rak buku, dan lain-lain, tapi juga Kiitikori akan merancang titik pertemuan antara orang tua dan anak-anak – dua dari sekian banyak target perpustakaan ini.
Saat ini, Perpustakaan Kota Gothenburg mengoperasikan sejumlah bus diesel yang berhenti di sekitar 70 perpustakaan keliling dan 110 preschool. Bus listrik Volvo ini dipercaya memiliki konsumsi energi sekitar 80 persen lebih rendah ketimbang bus diesel Euro 6 yang digunakan saat ini.
Bus listrik dari Volvo ini sendiri menggunakan baterai yang memiliki kapasitas 250 kWh dan menggunakan kabel CCS untuk mengisi ulang dayanya. Pihak Volvo sendiri mengaku akan menanggung perawatan dari bus Volvo 7900 Electric.
“Parkir di malam hari, pengisian ulang daya, hingga perawatan akan kami lakukan di Volvo Truck Centre yang baru di Mölndal,” ujar salah satu pihak Volvo.
Baca Juga: Nunggu Bus di Halte ini Bisa Bikin Tambah Pintar, Lho!
Mengenai pilihan kendaraan, Anette Eliasson dari Departemen Kebudayaan Kota Gothenburg mengatakan, “Kami memilih bus listrik untuk memastikan lifetime kendaraan bisa sejalan dengan rencana pengoperasiannya, yang tidak kurang dari 12 tahun,”
Bus listrik Volvo sendiri telah dijual ke beberapa kota di Swedia dan penjualan bus listrik Volvo di Eropa termasuk kota-kota di Denmark, Inggris, Luxemburg, Belanda, Norwegia, dan Polandia.