Pagelaran Paris Air Show yang diadakan mulai 17 Juni hingga 23 Juni 2019 seharusnya menjadi ajang saling pamer antara produsen pesawat dari berbagai penjuru dunia – dengan dua aktor utamanya, Boeing dan Airbus. Namun tampaknya tahun ini pagelaran yang diadakan di Parc des Expositions Paris-le Bourget tidaklah berjalan seimbang, pasalnya Airbus tidak mendapatkan saingan yang setara. Ya, Boeing memang datang dengan kondisi terseok-seok ke perhelatan pameran dirgantara terbesar di dunia ini.
Baca juga: Berikan Dukungan Pada Boeing, Donald Trump Usulkan Rebrand 737 MAX
Bahkan, seperti yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman aljazeera.com (18/6/2019), pagelaran Paris AirShow 2019 didominasi oleh krisis yang dialami oleh Boeing – dimana ada banyak pihak yang lalu menaruh perhatian kepada Boeing. Merasa sudah mendapatkan banyak pasang mata, pihak Boeing lalu berusaha untuk mengembalikan image dari varian 737 yang sudah kadung tercoreng akibat dua kecelakaan fatal yang menimpa Lion Air di bulan Oktober 2018 dan Ethiopian Airlines pada Maret 2019.
Selain perbaikan sistem yang sudah dilakukan Boeing sejak beberapa bulan ke belakang, penyandang predikat eksportir terbesar bagi Amerika Serikat ini juga membuka kesempatan untuk melakukan rebranding yang ditujukan agar masyarakat awam bisa melupakan dua kecelakaan fatal tersebut. Namun kembali lagi, tidak ada yang bisa menjamin bahwa Boeing tidak akan melakukan kesalahan yang sama di waktu yang akan datang.
Pada pagelaran yang sama, eksekutif Boeing juga mengatakan bahwa mereka telah memperbaiki keseluruhan sistem yang ada di 737 MAX dan siap untuk mengudara kembali. Tapi apakah dengan diperbaikinya keseluruhan sistem yang error dan melakukan rebranding akan mengubah mindset masyarakat awam yang sudah kadung jelek ketika mendengar nama Boeing 737 MAX?
Dalam sebuah pidato di Paris Air Show 2019, Chief Financial Officer dari Boeing, Greg Smith mengatakan, “dua kecelakaan nahas tersebut hanya mengintensifkan upaya kami untuk memastikan tingkat keamanan tertinggi dari segi kualitas dan segalanya,”
Baca Juga: Boeing 737 MAX 7, Pecahkan Rekor Internal Penjualan Pesawat Tercepat Sepanjang Sejarah!
Sebagai informasi tambahan, Boeing 737 MAX sempat menyandang predikat sebagai pesawat dengan penjualan tercepat sepanjang masa – setidaknya gelar tersebut bertahan hingga Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 jatuh di perairan Tanjung Karawang pada Oktober 2018 silam.