Bagi Anda yang gemar duduk di samping jendela pesawat, apa yang akan Anda rasakan jika melihat salah satu panel yang ada di bagian sayap lepas? Jawabannya tentu saja tegang, bukan? Ya, inilah yang dirasakan oleh penumpang Boeing 777-300ER yang dioperasikan oleh maskapai China Eastern.
Baca Juga: Bermasalah di Mesin, Airbus A330 China Eastern Terpaksa Return to Base
Dilaporkan, salah satu panel yang ada di sayap pesawat ini lepas taklama setelah pesawat meninggalkan landas pacu John F. Kennedy International Airport, New York City pada Senin (12/8) kemarin. Walhasil, burung besi yang seharusnya melanjutkan perjalanan menuju Shanghai ini terpaksa kembali ke New York guna pemeriksaan lebih lanjut.
Sebagaimana yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, salah satu panel sayap Boeing 777-300ER sebelah kiri terlepas ketika pesawat dengan nomor penerbangan MU588 ini saja mengudara.

Jika dilihat dari laman FlightRadar24, pesawat ini lepas landas sekira pukul 19.00 waktu setempat – atau terlambat dua jam dari jadwal yang seharusnya. Ketika mencapai ketinggian 23.000 kaki, tampak China Eastern MU588 berputar beberapa kali di atas Negara Bagian New York, Massachusets, dan New Hampshire – tepatnya pesawat berputar-putar di atas Green Mountain National Forest.

Pada awalnya, pihak bandara masih kebingungan terkait apa yang dilakukan oleh pesawat ini, apakah mereka sedang berusaha membuang bahan bakar, atau apa. Kuat dugaan, pilot yang sudah mendapat laporan terkait lepasnya salah satu panel pada bagian sayap ini memutuskan untuk mengosongkan tangki bahan bakar terlebih dahulu dengan cara berputar-putar di atas Green Mountain National Forest sebelum pada akhirnya melakukan pendaratan kembali di New York.
Dua setengah jam berselang setelah keberangkatannya, China Eastern MU588 kembali ke New York dan tidak ada penumpang yang mengalami cidera terkait insiden ini. Merujuk pada keselamatan penumpang, pihak maskapai memutuskan untuk Return to Base (RTB) dan memperbaiki terlebih dahulu kerusakan terkait sebelum pada akhirnya melanjutkan perjalanan menuju Negeri Tirai Bambu.
Menanggapi insiden ini, pihak China Eastern membenarkan apa yang terjadi dan mengatakan mereka telah mengakomodasi sekitar 300 penumpang yang ada di dalam penerbangan tersebut dengan pesawat baru. Pihak maskapai enggan memberikan informasi lebih lanjut terkait insiden ini.