Otoritas Penerbangan Sipil Perancis (DGAC), belum lama ini menyebut bahwa peralatan militer Rusia yang biasa digunakan untuk melakukan jamming pada rudal berpemandu GPS (Global Positining System), telah menyebabkan masalah serius pada navigasi pesawat berbasis satelit komersial di dekat Finlandia. Hal tersebut dilaporkan DGAC telah berlangsung sejak awak Maret 2022.
Berbicara kepada Bloomberg, Kepala Navigasi Satelit di DGAC, Benoit Roturier, mengatakan sejauh ini memang tidak ada insiden dalam penerbangan, lantaran pilot dapat melakukan tindakan antisipasi saat terjadi gangguan pada satelit navigasi.
Insiden tersebut bukan yang pertama kali terjadi, pada tahun 2018, 60 maskapai melaporkan ratusan pesawat kehilangan sebagian atau seluruh sistem navigasi berbasis satelit, bertepatan dengan latihan NATO di Norwegia Utara. Roturier mengaitkan Rusia dengan insiden 2018.
Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE) juga memperingatkan gangguan GPS di kawasan itu pada April 2021 menyusul kegagalan lepas landas kendaraan udara tak berawak (UAV) dari pangkalan militer di Stepanivka pada 6 April. OSCE telah mengalami peningkatan gangguan navigasi GPS sejak 21 Maret.
Kemampuan Rusia dalam melakukan jamming tak bisa dianggap sebelah mata, pihak Barat sejak beberapa tahun paham betul bahwa aksi jamming Rusia mampu mengacaukan deteksi radar pada pesawat intai AWACS (Airborne Warning and Control System) sampai ‘membutakan’ deteksi imaging dari satelit mata-mata. Bahkan pada insiden di Laut Hitam pada pertengahan 2021, Rusia diduga telah melakukan spoofing GPS pada koordinat kapal perang Inggris.
Baca juga: Satelit AS Temukan Pesawat MH370 di Hutan Kamboja! Cina dan Rusia Turun Tangan
Apa yang dilalukan Rusia adalah bagian dari aksi peperangan elektronika. Rusia kerap melakukan aksi yang disebut ‘Spoofing’ GPS dalam skala luas, yaitu memanipulasi sistem navigasi satelit berbasis GPS (Global Positioning System). Teknik yang disebut sebagai spoofing ini dikabarkan mencakup area yang luas, mulai dari kawasan Utara dan Timur Jauh Rusia, Semenanjung Krimea dan beberapa lokasi wilayah di Suriah.