Adanya mesin penjual otomatis (vending machine), baik untuk penjualan tiket, minuman kaleng atau yang lainnya, terkadang membuat seseorang berpikir untuk membobol demi uang yang ada di dalamnya. Namun, dalam pembobolannya justru pelaku akan menjadi korban dalam tindakannya sendiri seperti mesin yang meledak akibat dipaksa untuk terbuka atau hal lainnya.
Seperti dilansir dari independent.co.uk (21/3/2017), seorang pria tewas akibat mesin tiket meledak di sebuah stasiun di Jerman. Polisi yang menangani kejadian tersebut mengatakan pria yang tewas itu diketahui berusaha membuka mesin di stasiun Dortmund-Schanhorst yang meledak hari Selasa lalu.
Adanya penemuan jasad korban ini, karena terdengar sebuah ledakan keras pada pukul 02.00 waktu setempat. Kemudian, para petugas penanganan darurat yang tiba setelah mendengar ledakan tersebut menemukan orang yang terluka parah di tempat kejadian.
“Penyelidikan sejauh ini menunjukkan seorang laki-laki usia 31 tahun dari Dortmund telah berusaha membuka mesin tiket dengan cara yang belum bisa di klarifikasi,” ujar polisi Dortmund dan jaksa. Ledakan yang terjadi mebuat korban ini terkena bagian depan panel mesin tiket yang menyebabkan luka lainnya. Laki-laki ini juga memiliki cedera di kepala yang membuatnya meninggal setelah dilakukan pemeriksaan pada jasad korban.
Adapun foto yang menunjukkan bagian-bagian mesin Deutsche Bahn yang hancur. Panel depan rusak parah dan kabel yang pecah dan bertebaran hingga beberapa meter.
Tak hanya korban, di tempat kejadian juga ditemukan seorang laki-laki berusia 26 tahun, kemudian di tangkap oleh pihak kepolisian karena dicurigai ikut terlibat dalam pembobolan mesin tiket. Setelah di amankan dan dimintai keterangan, ternyata laki-laki tersebut membantah tidak mengenal korban dan dibebaskan dari tahanan oleh pihak kepolisian.
Kejadian yang menggegerkan dini hari itu, membuat para penyidik terus menyelidiki sebab pastinya mesin meledak. Kejadian ledakan mesin penjual otomatis bukanlah hal yang pertama, melainkan kali kedua terjadi di Jerman.
Seperti pada Malam Natal tahun 2015 lalu, seorang laki-laki di Münste, Jerman, terluka parah oleh pecahan peluru setelah mencoba memasukkan bahan peledak buatannya sendiri ke mesin penjual kondom. Hal ini dilakukannya untuk mengambil uang dalam mesin penjual otomatis tersebut.