Bus diubah menjadi rumah sakit di masa pandemi sepertinya bukan pemandangan baru lagi. Namun belum lama ini di India sebuah bus khusus untuk pasien yang membutuhkan oksigen. Di dalam bus tersebut akan tersedia enam bus berisi tabung oksigen yang akan melakukan layanan ke kota dengan memastikan oksigen sampai ke pasien tepat waktu dan setiap hari di Mysuru.
Baca juga: 20 Unit Bus SMRT Singapura Dikonversi Jadi Ambulans
KabarPenumpang.com melansir starofmysore.com (2/6/2021), kota ini mandiri dengan ribuan silinder jumbo langsung dari pabrik isi ulang dan banyak konsentrator oksigen yang dibeli oleh pemerintah. Ini juga disumbangkan oleh organisasi sukarela dan dermawan. Kehadiran bus dengan oksigen ini karena melihat perjuangan yang dihadapi pasien serta kerabat mereka untuk menemukan tempat perawatan di rumah sakit.
Apalagi mereka terlihat terengah-engah di kendaraan di luar rumah sakit. Tujuan dari bus tersebut adalah untuk menstabilkan kondisi kesehatan pasien terinfeksi virus yang membutuhkan bantuan oksigen darurat. Bus yang dimodifikasi ini telah terbukti bermanfaat bagi banyak pasien terinfeksi Covid-19 yang mengalami sesak napas dan sangat membutuhkan oksigen.
Bus ditempatkan di depan rumah sakit dan fasilitas medis yang menawarkan perawatan Covid-19. Jika pasien tidak dapat mendapatkan tempat tidur di fasilitas tersebut, mereka dapat naik bus dan tetap tinggal sampai mereka mendapatkan tempat tidur di fasilitas tertentu atau rumah sakit lain. Transportasi gratis.
“Setiap bus telah dilengkapi dengan delapan tabung oksigen dan dua konsentrator oksigen. Jika ada kerumunan yang tidak biasa di pusat pemeriksaan, pasien dapat dengan nyaman menunggu di bus dengan dukungan oksigen. Dan mereka juga dapat dipindahkan ke rumah mereka, Pusat Perawatan Covid-19 atau rumah sakit berdasarkan kondisi medis mereka,” Komisaris Perusahaan Kota Mysuru (MCC) Shilpa Nag.
Dari enam bus yang dilengkapi oksigen, empat berasal dari Karnataka State Road Transport Corporation (KSRTC) dan dua disumbangkan oleh Agarwal Samaj. Tidak hanya itu, oxygen-on-wheels telah membantu memindahkan pasien dari Pusat Perawatan Covid ke pusat diagnostik untuk menyelesaikan CT scan pasien dan tes medis lainnya.
Pasien dibuat tidur di dalam bus dan mereka dapat menunggu giliran dan dengan mudah menghirup gas yang menyelamatkan jiwa. Bus juga berfungsi ganda sebagai ambulans ketika pasien kritis harus dipindahkan dari fasilitas perawatan ke ICU karena tidak tersedianya ambulans pada waktu itu.
“Kota Mysuru sudah mandiri sekarang dan kami memiliki banyak silinder untuk digunakan dan juga untuk cadangan. Kami memiliki banyak konsentrator oksigen yang disumbangkan oleh orang-orang yang baik hati. Sebelumnya, pemandangan berbeda dengan kekurangan tempat tidur dan oksigen. Karena itu kami memutuskan untuk memindahkan keenam roda oksigen ke Taluks,” kata Shilpa Nag.
Pertemuan diadakan kemarin di mana Komisaris PKS memberi tahu Petugas Kesehatan Kabupaten (DHO) Dr. T. Amarnath bahwa bus dapat dialihkan ke Taluk di mana mereka dapat ditempatkan di depan Pusat Perawatan Covid pedesaan. Amarnath mengatakan bahwa oksigen di atas bus akan dimanfaatkan secara maksimal di daerah pedesaan.
“Kami memiliki persyaratan dan lokasi bus akan ditentukan setelah mempertimbangkan infrastruktur pasokan oksigen di Taluk dan juga jumlah pasien yang membutuhkan dukungan,” katanya.