Pesawat Airbus A319 Tibet Airlines terbakar di sebuah bandara Kota Chongqing, Cina, Kamis lalu. Sebelum kejadian, pesawat sedang melaju dengan kecepatan tinggi di runway untuk lepas landas dan kemudian mendadak berbelok ke kiri, tergelincir ke rumput sekitar runway, masuk ke taxiway, kehilangan mesin dan landing gear, sebelum akhirnya terhenti dan terbakar tak jauh dari runway.
Baca juga: Mengenal “Rejected Takeoff,” Pesawat Batal Lepas Landas Saat Ngebut di Runway Gegara Hal Ini
Laporan Aviation Herald, 113 penumpang dan sembilan kru yang berada di dalam pesawat berhasil dievakuasi dengan aman.
Pesawat dengan nomor registrasi B-6425 seharusnya terbang dua jam ke Kota Nyingchi, Tibet, dengan nomor penerbangan TV9833.
Usai kejadian, Otoritas Penerbangan Sipil China (CAAC) langsung turun ke lokasi kejadian dan melakukan investigasi. Temuan awal, insiden itu disebabkan oleh anomali pada pesawat saat sedang ngebut atau melesat di runway untuk lepas landas.
Mengetahui hal itu (anomali pada pesawat), pilot pun melakukan prosedur rejected takeoff atau aborted takeoff. Sejurus kemudian pesawat mendadak berbelok ke kiri tanpa instruksi pilot dan mesin menyentuh aspal dan kemudian terbakar.
“Pada 12 Mei 2022, penerbangan Tibet Airlines TV9833 keluar dari landasan saat lepas landas dan meluncur di Bandara Chongqing saat menjalankan misi transportasi penumpang antara Chongqing dan Nyingchi, Tibet,” kata CAAC dalam sebuah pernyataan.
Tibet Airlines A319 veers off the runway and catches on fire after an aborted takeoff from Chongqing-Jiangbei Airport in China. All 122 people on board evacuated safely. https://t.co/dafQHUm5J2 pic.twitter.com/O7SdOZb2YM
— Breaking Aviation News & Videos (@aviationbrk) May 12, 2022
“Menurut seorang kru, pesawat mengalami anomali saat lepas landas, kemudian kru menerapkan prosedur penolakan lepas landas. Setelah keluar dari landasan, mesin menggores tanah dan terbakar. Api telah dipadamkan sekarang,” lanjutnya.
“Sebanyak 122 orang di dalamnya, termasuk 113 penumpang dan 9 awak, telah dievakuasi dengan selamat. Selama evakuasi, 36 orang mengalami memar dan keseleo dan dikirim ke rumah sakit setempat untuk diperiksa. Saat ini, Bandara Chongqing telah menutup satu landasan pacu, dan dua landasan pacu lainnya beroperasi normal,” tambahnya.
Hampir di waktu yang bersamaan, Tibet Airlines pun turut mengeluarkan siaran pers. Kronologinya hampir sama meskipun dengan detail yang sedikit berbeda karena ada hal-hal yang hendak ditutupi.
“Pukul 08:09 tanggal 12 Mei 2022, Tibet Airlines TV9833 (nomor register pesawat B-6425) dijadwalkan untuk melakukan penerbangan penumpang dari Chongqing ke Nyingchi dengan 113 penumpang dan 9 awak di dalamnya,” ungkap maskapai.
Baca juga: Berapa Detik Pesawat Melesat di Runway untuk Bisa Terbang? Ini Jawabannya
“Selama lepas landas, kru menemukan pesawat tidak biasa dan menerapkan prosedur lepas landas yang ditolak (rejected takeoff), pesawat membelok dari landasan pacu di Bandara Chongqing Jiangbei. Semua penumpang dan awak dievakuasi dengan selamat,” jelasnya.
“Para penumpang yang terluka dikirim ke rumah sakit setempat dengan luka ringan. Pesawat tersebut rusak akibat kebakaran. Setelah kejadian itu, Tibet Airlines segera mengaktifkan rencana darurat tingkat pertama dan melakukan segala upaya untuk menangani pekerjaan berikut,” tutupnya.